in

PSIS Incar Kemenangan atas PSS demi Amankan Juara Grup

PSIS yang sudah mengantongi tujuh poin dari tiga laga sebenarnya hanya butuh hasil imbang untuk mengunci tiket babak perempat final.

Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre (foto: dokumentasi PSIS Semarang)

SOLO (jatengtoday.com) – PSIS Semarang tak mau sekadar cari aman saat meladeni PSS Sleman pada matchday terakhir penyisihan Grup A Piala Presiden. Kemenangan bakal memastikan Laskar Mahesa Jenar lolos ke fase knock out sebagai juara grup.

PSIS yang sudah mengantongi tujuh poin dari tiga laga sebenarnya hanya butuh hasil imbang untuk mengunci tiket babak perempat final. Dengan poin 8, hanya PSS yang bisa menyamai torehan angka Hari Nur Yulianto dkk.

PSS yang baru memainkan dua pertandingan saat ini menghuni posisi runner-up dengan poin empat. Setelah melawan PSIS, pasukan Super Elang Jawa masih menyimpan satu laga kontra Dewa United.

Persis Solo dan Dewa United yang sama-sama mengemas satu poin dari dua pertandingan, hanya bisa mengumpulkan poin maksimal tujuh. Tapi, kedua tim bakal saling sikut saat bertemu pada Jumat besok.

Satu tim lainnya, Persita Tangerang yang sudah memainkan tiga pertandingan, baru menghasilkan tiga poin. Pendekar Cisadane bakal bertemu tuan rumah Persis di laga pamungkas.

Pelatih PSIS Semarang, Sergio Alexandre memastikan timnya akan habis-habisan melawan PSS Sleman. Kemenangan menjadi target mutlak yang dibidik.

“Kami selalu fight, tetap berjuang. Tidak ada kemenangan yang didapat tanpa perjuangan meski hanya butuh satu poin untuk besok,” kata Sergio dalam sesi konferensi pers, Kamis (23/6/2022).

Salah satu kendala yang dihadapi adalah waktu recovery yang singkat. Seperti diketahui, PSIS baru saja melakoni derby Jateng kontra Persis pada Selasa (21/6). Sedangkan PSS punya persiapan cukup panjang setelah laga terakhir melawan Persita pada Kamis (16/6).

“Jadwal padat, pemain harus istirahat, tapi tentu kami siap dan ingin menang untuk memastikan juara grup,” tandasnya.

Pertandingan PSIS versus PSS dijadwalkan digelar di Stadion Manahan Solo pada Jumat mulai pukul 20.30 WIB. Bermain malam hari, menurut Sergio tidak akan banyak berpengaruh. Dalam tiga laga sebelumnya, PSIS selalu mendapat giliran main sore.

“Kami tidak ada masalah main malam. Justru menguntungkan karena waktu istirahat sedikit lebih panjang,” tukasnya.

Jika lolos sebagai juara grup, PSIS Semarang sudah ditunggu Bhayangkara FC yang berstatus runner-up Grup C. Sebaliknya, lolos sebagai runner-up akan memertemukan Mahesa Jenar dengan juara Grup C Persib Bandung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.