in

Penyelundup Narkoba dalam Kue Tart di Lapas Semarang Divonis 5 Tahun dan Denda Rp1,5 Miliar

Aktor utama penyelundupan narkotika di lapas masih buron.

Majelis hakim PN Semarang menyidangkan kasus penyelundupan narkoba ke Lapas Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Ary Prasetyo divonis bersalah karena berani menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu di Lapas Semarang dengan cara memasukkannya ke dalam kue tart.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang memvonis terdakwa Ary Prasetyo dengan pidana penjara selama 5 tahun dikurangkan selama terdakwa ditahan.

“Menjatuhkan pidana denda terhadap terdakwa sebesar Rp1,5 miliar subsider tiga bulan kurangan,” ujar ketua majelis hakim saat membaca amar putusan, Rabu (10/8/2022).

Hukuman tersebut pantas diterima meskipun terdakwa bukan aktor utama upaya penyelundupan narkoba ke penjara.

Berdasarkan penjelasan jaksa Saptanti Lastari, terdakwa Ary Prasetyo sebenarnya hanya ikut-ikutan. Dia dibujuk oleh rekannya (kini masih buron) untuk mengantarkan barang dan dijanjikan bayaran yang cukup besar.

Ary Prasetyo berangkat dari daerah Solo menuju Kota Semarang bersama rekannya. Keduanya sempat bermalam di hotel sebelum akhirnya mengantarkan kue tart yang di dalamnya berisi 18 paket sabu-sabu.

Kue tart tersebut diantar ke Lapas Kedungpane Semarang. Saat itu Ary Prasetyo yang membawa kue ke dalam area lapas, sementara rekannya hanya pergi lebih dulu.

Ketika diperiksa petugas lapas akhirnya didapati bahwa kue tart diselipi barang terlarang.

Sesuai fakta persidangan, terdakwa tidak terbukti bersalah sebagaimana dakwaan primer, ia hanya terbukti pada dakwaan subsider yakni menguasai narkotika sesuai Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.