in

Ombudsman Jateng Soroti Minimnya Kesiapsiagaan Pemda Antisipasi Erupsi Merapi

SEMARANG (jatengtoday.com) – Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah menyoroti kesiapsiagaan penanganan erupsi Gunung Merapi. Lembaga ini menilai antisipasi yang dilakukan pemerintah daerah kurang maksimal.

Daerah di Jateng yang terdampak langsung adanya fenomena alam ini adalah Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali.

“Berdasarkan pangamatan dan pemberitaan media massa, kesiapan pemerintah daerah terkait erupsi merapi masih minim,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jateng Siti Farida, Rabu (11/11/2020).

Dia mencontohkan jalur evakuasi masyarakat terdampak erupsi Merapi di Kabupaten Klaten yang kondisinya rusak parah.

Farida menegaskan bahwa Kabupaten Klaten, Magelang, dan Boyolali harus memperhatikan empat aspek. Pertama, soal kesiapan jalur evakuasi; kedua, ketersediaan tempat pengungsian yang layak huni; ketiga, jumlah warga terdampak; dan keempat, alokasi anggaran penanganan bencana.

Dia mengapresiasi penanganan di Kabupaten Magelang. Tempat evakuasi sementara dibuat dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Disamping itu juga disediakan layanan trauma healing bagi anak-anak.

Menurut Farida, Ombudsman sebagai lembaga negara pengawas penyelenggara pelayanan publik memiliki tugas untuk membangun koordinasi dan kerja sama dengan lembaga negara atau lembaga pemerintahan.

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pencegahan maladminstrasi yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik. Khususnya terkait kesiapsiagaan hadapi erupsi Merapi. (*)

 

 

editor: ricky fitriyanto