in

Mulai 15 Maret, Stasiun Batang Bakal Jadi Tempat Pemberhentian KA Lagi

SEMARANG (jatengtoday.com) – Mulai 15 Maret 2019 besok, Stasiun Batang yang tadinya hanya jadi jalur perlintasan, bakal kembali diaktifkan sebagai tempat pemberhentian kereta api (KA). Total ada 6 perjalanan KA setiap harinya.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Humas PT KAI Daop IV Semarang Krisbiantoro saat ditemui di kantornya, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, reaktivasi Stasiun Batang tersebut atas dasar usulan dan kajian serta kerjasama Pemerintah Kabupaten Batang. Sehingga, hal ini sebagai bentuk komitmen dan sinergitas BUMN dengan Pemda dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi.

“Kami menindaklanjuti permohonan dari Pemkab Batang, dan tentu saja dari KAI menyambut baik. Kami akan merealisasikan Stasiun Batang menjadi stasiun pemberhentian KA kembali,” ujarnya.

Krisbiantoro menjelaskan, dalam sejarahnya, Stasiun Batang sudah cukup lama beroperasi sebagai tempat pemberhentian. Sekitar tahun 1999, saat era double track, berganti menjadi stasiun perlintasan saja (hanya untuk lewat).

Sampai saat ini, katanya, tahapan reaktivasi ini sudah clear karena telah melalui penelitian dan diskusi panjang. Sehingga, tanggal peresmiannya juga sudah ditentukan, yakni pada 15 Maret mendatang.

“Kemarin kami (KAI Daop IV) sowan ke Bupati Batang, sudah ditetapkan tanggal peresmiannya tanggal 15 Maret 2019. Itu merupakan launching perdana KA berhenti di Stasiun Batang,” imbuhnya.

Rencananya, lanjut Krisbiantoro, saat peresmian nanti, Bupati Batang beserta rombongan bakal menaiki kereta api dari stasiun Batang menuju ke Semarang. “Itu janji beliau,” jelasnya.

Adapun KA yang akan berhenti di Stasiun Batang masih terbatas, karena masih penjajakan. Yaitu KA Kaligung pagi, baik dari Tegal maupun dari Semarang. Kemudian KA Kaligung yang sore. Kemudian KA Menoreh, dari Semarang dan dari arah Pasar Senen, Jakarta.

“Jadi, untuk sementara nanti ada dua jenis kereta api, dan total akan ada 6 perjalanan kereta api,” tandasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto