in

Lomba Foto Rayakan 100 Tahun Gedung Monod Diephuis, Boleh Kirim Karya Lawas

Gedung Monod Diephuis di Jalan Kepodang, kawasan Kota Lama Semarang. (foto: Instagram @monoddiephuis)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Gedung Monod Diephuis & Co tahun ini genap berusia satu abad. Merayakan momen istimewa tersebut, pemilik bangunan cagar budaya di kawasan Kota Lama Semarang itu mengadakan lomba foto 100 tahun gedung Monod.

Ada dua tema yang bisa dipilih dalam lomba foto 2021 ini. Pertama, lomba foto arsitektur gedung Monod. Kedua, lomba foto human interest aktivitas di gedung Monod.

Monod Diephuis terletak di Jalan Kepodang nomor 11-13, Kawasan Kota Lama Semarang. Masyarakat umum boleh berkunjung dan mengambil foto di area dalam, asalkan izin penjaga gedung.

Ketua panitia lomba foto, Yoyok Kusri mengatakan, pihaknya tidak membatasi kapan pengambilan foto yang dilombakan itu. Foto yang sudah pernah dipublikasikan di media sosial juga tak jadi soal.

“Foto lawas tahun 90-an juga boleh dikirim. Batasannya hanya tidak boleh mengirim karya yang sudah pernah diikutkan di lomba lain,” ujarnya.

Panitia membagi peserta ke dalam dua kategori, yakni pelajar/mahasiswa dan kategori umum. Masing-masing kategori dipilih dua juara.

“Pendaftaran gratis, tidak ada pungutan biaya. Total hadiahnya Rp 6 juta,” jelas Kusri.

Ketentuan Pengiriman Foto

Poster info lomba fotografi yang digelar pemilik bangunan cagar budaya Monod Diephuis & Co, Kota Lama Semarang. (istimewa)

Setiap peserta lomba boleh mengirimkan maksimal 5 foto. Pengiriman karya bisa dilakukan mulai 1 Desember sampai 14 Desember 2021 pukul 23.59 WIB.

Kirim hasil foto ke surel [email protected] dengan subject “Nama Lengkap_Lomba Foto Monod 2021”.

Unggah foto ke Instagram (jika punya) dan tag ke akun @monoddiephuis dengan hashtag #LombaFotoMonod.

Untuk peserta pelajar dan mahasiswa wajib melampirkan foto KTM atau Kartu Pelajar di email.

Panitia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Lomba Foto 2021 sebagai rangkaian perayaan seabad gedung Monod Diephuis & Co ini.

Sebagai informasi, gedung Monod ini merupakan bangunan cagar budaya di Kota Lama Semarang yang tidak bersifat komersial.

Organisasi dan komunitas dari berbagai latar belakang kerap berkegiatan di Monod secara gratis. Bahkan, ada komunitas pedalangan dan karawitan yang rutin latihan di Monod.

Menurut catatan sejarah, gedung Monod dulunya milik Oei Tiong Ham, pengusaha terkaya se-Asia Tenggara yang mendapat julukan “Raja Gula”. Saat ini sudah beralih kepemilikan.

Sebagaimana plakat yang tertempel di dinding, gedung Monod dibangun pada 18 September 1921 atau seratus tahun silam. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.