in

Keterlambatan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Dicicil

Pembayaran iuran bisa dilakukan secara bertahap atau dicicil maksimal 12 kali

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Andi Ashar. (ajie mahendra/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Membuka tahun 2022, BPJS Kesehatan memberi pelayanan baru. Yakni Program Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab). Dengan program Rehab, peserta bisa mencicil biaya keterlambatan iuran BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Andi Ashar menjelaskan, Rehab memberikan keringanan dan kemudahan bagi peserta segmen PBPU dan BP/peserta mandiri yang memiliki tunggakan iuran antara 4-24 bulan.

“Dengan keringanan ini, sehingga dapat melakukan pembayaran iuran secara bertahap maksimal 12 kali pembayaran,” ucapnya, Rabu (19/1/2022).

Peserta yang menunggak bisa mengikuti program ini dengan mengakses fitur Rehab pada aplikasi Mobile JKN.

“Program ini untuk mendongkrak kolektibilitas iuran. Pada 2021 kemarin, total tunggakan sekitar Rp 165 miliar,” terangnya.

Terkait tingkat kepesertaan, BPJS Kesehatan Cabang Semarang mencatat 95,37 persen dari total penduduk hingga awal 2022.

“Sampai Januari 2022 jumlah peserta JKN di wilayah Kantor Cabang Semarang telah mencapai 2.644.532 jiwa dengan rincian 1.607.905 jiwa untuk Kota Semarang, dan 1.036.557 jiwa untuk Kabupaten Demak,” paparnya.

Dikatakan, pertumbuhan jumlah peserta ini juga diiringi dengan pertumbuhan jumlah fasilitas kesehatan yang bekerja sama.

Saat ini Kantor Cabang Semarang telah bermitra dengan 348 fasilitas kesehatan tingkat pertama, 31 fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan, lima laboratorium, 21 apotek program rujuk balik (PRB) dan satu instalasi farmasi, serta 32 optik.

“Peningkatan mutu pelayanan kesehatan juga digenjot BPJS Kesehatan melalui penguatan jalinan sinergi layanan digital dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta, termasuk integrasi sistem antrean ‘online’ di FKTP dan di rumah sakit, ‘display’ ketersediaan tempat tidur dan jadwal operasi di rumah sakit serta kemudahan layanan komunikasi antara dokter dan pasien melalui Mobile JKN Faskes,” ujarnya.

Dalam pelayanan administrasi kepesertaan, selain Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (Pandawa) sebagai salah satu kanal digital BPJS Kesehatan melalui nomor 081229456210, BPJS Kesehatan Cabang Semarang juga meluncurkan Panduan Umum Pendaftaran Karyawan (Punakawan).

Selain itu, BPJS Kesehatan juga meluncurkan Pelayanan Daring Sehari Jadi sebagai layanan daring secara visual sehingga peserta tetap dapat merasakan pelayanan tatap muka bersama petugas BPJS Kesehatan.

“Selain berbagai inovasi dari BPJS Kesehatan, keberhasilan dan keberlangsungan program JKN selain dukungan dari ‘stakeholders’ tentunya perlunya dukungan generasi muda sebagai ‘agent of change’,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.