in

Jokowi Beberkan Alasan Rokok Eceran Dilarang

Beberapa negara juga telah melarang penjualan rokok secara eceran.

Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada awak media usia menyapa para pedagang pasar di Pasar Pujasera, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (27/12/2022). (foto: bpmi setpres/kris)

SUBANG (jatengtoday.com) – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa rencana larangan penjualan rokok batangan atau rokok eceran bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Hal ini juga sudah diberlakukan di beberapa negara.

“Ya itu kan untuk menjaga kesehatan masyarakat kita semuanya,” kata Presiden saat memberikan keterangan di Pasar Pujasera, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (27/12/2022).

Baca Juga: Penjualan Rokok Eceran Berikan Profit Ekstra hingga 30 Persen

Presiden menyebut bahwa beberapa negara juga telah melarang penjualan rokok secara eceran. Melalui kebijakan ini, Indonesia masih mengizinkan penjualan rokok, tetapi tidak secara batangan.

“Di beberapa negara justru sudah dilarang, tidak boleh, kita kan masih, tapi untuk yang batangan tidak,” jelasnya.

Pemerintah berencana melarang penjualan rokok secara batangan mulai tahun 2023. Rencana tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023 yang telah ditandatangani oleh Presiden pada tanggal 23 Desember 2022.

Baca Juga: Tahun Depan Cukai Rokok Naik 10 Persen

Dalam Keppres itu disebutkan bahwa pemerintah berencana merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 soal Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Dalam penjelasannya, peraturan baru tersebut nantinya akan mengatur tujuh poin, salah satunya soal pelarangan penjualan rokok secara eceran. (*)

Tri Wuryono