in

Dicoret dari Skuad, PSIS Semarang Siap Jual Bruno Silva

Masalah attitude menjadi salah satu pertimbangan mendepak Bruno Silva.

Bruno Silva dipastikan terdepak dari skuad PSIS Semarang hingga akhir musim 2021/2022. (jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – PSIS Semarang dipastikan tidak akan menggunakan jasa Bruno Silva sampai akhir musim ini. Striker asal Brazil tersebut bakal dilepas dengan status pinjaman atau dijual permanen.

Rumor tentang masa depan Bruno Silva sudah berembus kencang sejak manajemen Mahesa Jenar berencana mendatangkan Chevaughn Walsh pada akhir putaran pertama. Padahal PSIS baru saja mengontrak Flavio Beck Junior untuk menggantikan Brian Ferreira.

Baca Juga: Peran Flavio Semakin Krusial buat Mahesa Jenar

Sebelum kedatangan Chevy Walsh, kuota empat pemain asing PSIS Semarang sudah terpenuhi. Selain Bruno dan Flavio, juga ada Wallace Costa dan Jonathan Cantillana.

Sempat beredar kabar bahwa Flavio yang akan dikorbankan. Tapi setelah Bruno pamit pulang ke kampung halaman dengan dalih untuk merayakan Natal, keputusan soal pemain impor yang akan terdepak sudah bisa teraba.

Sampai deadline day bursa transfer paruh musim, Rabu (12/1), belum ada pernyataan resmi siapa yang harus angkat kaki dari Semarang. Teka-teki itu baru terjawab saat nama Flavio Beck Jr masuk dalam starting XI saat PSIS melawan Persiraja.

Manajemen PSIS Semarang akhirnya buka suara terkait komposisi pemain asing di paruh kedua kompetisi. Tim Ibukota Jateng mendaftarkan empat pemain asing sesuai regulasi BRI Liga 1 dengan nama Wallace Costa, Flavio Beck Jr, dan Chevaughn Walsh yang berstatus pemain asing non Asia.

Sementara pemain asing dari Asia, Manajemen PSIS mendaftarkan Jonathan Cantillana yang berpaspor Palestina.

Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang Yoyok Sukawi menjelaskan bahwa empat pemain yang didaftarkan sudah melalui beberapa pertimbangan teknis dan beberapa pertimbangan lainnya.

“Kami mendaftarkan empat pemain asing yang kami daftarkan karena pertimbangan teknis dan ini keputusan bersama tim pelatih. Di dalam sepak bola itu biasa. Ini menurut kami komposisi tim terbaik,” tutur Yoyok Sukawi pada Kamis (13/1/2022).

Baca Juga: Bruno Silva Tinggalkan PSIS Semarang

Masalah attitude menjadi salah satu pertimbangan mendepak Bruno Silva. Pemain 30 tahun itu sempat mendapat hukuman dari tim karena indisipliner. Gangguan cedera juga membuat permainannya kurang maksimal.

“Kemudian soal attitude, Bruno beberapa kali melakukan tindakan indisipliner sehingga itu bisa jadi bahan pertimbangan karena sudah mengganggu kondusifitas tim,” imbuh Yoyok.

Yoyok Sukawi juga menjelaskan alasan keputusan mengenai pemain asing diambil di detik-detik akhir transfer window paruh musim BRI Liga 1 2021/2022.

“Keputusan diambil di detik-detik akhir karena banyaknya pertimbangan dan melihat kondisi terakhir serta kebutuhan tim sehingga kami cukup berhati-hati dalam mengambil keputusan,” tandasnya.

Yoyok Sukawi juga mengungkapkan bahwa Bruno Silva masih berstatus sebagai pemain PSIS karena terikat kontrak.

“Bruno masih pemain PSIS. Ke depan, kami akan coba tawarkan ke klub-klub di luar negeri yang tertarik untuk meminjam atau membeli Bruno dengan status transfer. Kami akan terbuka terkait hal tersebut,” pungkas Yoyok Sukawi.

Bruno Silva tampil memesona pada periode pertamanya bersama PSIS Semarang di musim kompetisi 2018. Dia turut berperan dalam usaha Mahesa Jenar lolos dari degradasi dengan sumbangan 16 gol dan 10 assist. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *