in

Dibayangi Konflik Internal, Pengkab Kudus Wadul ke KONI Jateng

SEMARANG (jatengtoday.com) – Forum Komunikasi Pengkab Olahraga Kudus yang mengajukan mosi tidak percaya kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus, Antoni Alfin. Mereka pun wadul ke KONI Jateng.

Sejumlah perwakilan Forum Komunikasi Pengkab Kudus melakukan audiensi di kantor KONI Jateng, Jumat (19/6/2020). Seperti Koordinator Forum, Masud dan Ketua harian PBVSI, HM Rinduwan.

Ketua KONI Jateng, Brigjen Purn Soebroto dalam pernyataannya menyatakan, setelah mendengar permasalahan yang disampaikan forum Pengkab, pihaknya akan segera mengambil langkah strategis.

“Jadi begini, kami yang jelas akan melakukan langkah-langkah untuk menjembatani permasalahan ini bisa selesai,” terangnya.

Menurutnya, jika memang ada kehendak dari pengkab untuk melakukan pemakzulan, tentu ada tahapan-tahapan yang harus dilalui. Artinya, upaya tersebut tidak serta merta bisa dilakukan seperti organisasi yang tidak tertata.

“Setelah ini, kami akan turun ke lapangan, untuk melihat kebenaran di lapangan. Apa benar keluhan-keluhan sebagaimana yang disampaikan Pengkab-Pengkab tersebut,” ucapnya.

Meski begitu, lanjutnya, secara pribadi pihaknya menginginkan agar upaya-upaya pemakzulan seperti itu bisa dihindari. Semestinya, jika ada persoalan internal, harus bisa diselesaikan secara bijak dan penuh sportivitas.

Tapi jika pada kenyataannya Ketua KONI Kudus memang melakukan pelanggaran seperti yang disampaikan pengkab, maka tindaklanjutnya harus dilakukan sebagaimana ketentuan AD/ART.

“Harus melalui tahapan sebagaimana diatur dalam AD/ART, tidak serta merta bisa langsung Musorkablub,” bebenrya.

Sementara itu, Koordinator Forum Pengkab Olahraga Kudus, Masud menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan tersebut. Terutama dengan langkah KONI Jateng yang akan terjun ke lapangan untuk mengecek kondisi yang ada.

“Kami mendukung arahan dari Ketua KONI Jateng. Biar beliau terjun ke lapangan untuk mendengarkan keluh kesah Pengkab-Pengkab termasuk para atlet,” terangnya.

Seperti diketahui, konflik internal KONI Kudus mencuat menyusul adanya mosi tidak percaya dari 34 Pengkab Olahraga di Kudus. Pengkab-Pengkab melayangkan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Ketua KONI Kudus, Antoni Alfin yang dinilai tidak menjalankan kepemimpinan sebagaimana mestinya. (*)

editor : tri wuryono