in

Cerita Mahasiswa KKN di Karimunjawa, Seberangi Pulau Punguti Sampah Plastik

JEPARA (jatengtoday.com) – Prihatin dengan kondisi lingkungan di pantai yang ada di Kepulauan Karimunjawa, mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) tergerak. Mereka melakukan kegiatan bersih-bersih sampah plastik.

Koordinator Divisi Lingkungan Posko 76 KKN MIT di Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Jajang Muhariyansah bercerita, apa yang dilakukan cukup menguji adrenalin.

“Kami harus menyeberang dari Pulau Karimunjawa sampai Pulau Bengkoang. Perjalanan itu memakan waktu sekitar satu jam,” jelas Jajang melalui keterangan tertulisnya, Minggu (26/1/2020).

Di Pulau Bengkoang tim KKN UIN menyusuri pulau bersama dengan pemuda Dusun Batulawang, Desa Kemujan, guna mengambil sampah yang mengotori pantai. Hingga akhirnya mendapatkan sekitar 15 kantong trashbag penuh terisi botol plastik.

“Nantinya botol-botol plastik itu akan dimanfaatkan sebagai ecobrick untuk membuat kursi dan meja yang akan di tempatkan di alun-alun kampung Bugis, Dusun Batulawang,” imbuhnya.

Menurut Jajang, kelompok KKN-nya ingin mengedukasi masyarakat supaya lebih peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin meningkatkan kreativitas masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan sampah.

“Semoga kedepannya warga akan lebih kreatif dalam memanfaatkan sampah plastik yang ada di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, pemuda setempat, Anwar menyatakan, warga di desanya biasanya hanya memanfaatkan botol plastik untuk menanam rumput laut. Sebelumnya juga belum ada inisiatif memanfaatkan sampah untuk ecobrick.

Ketua Pemuda Dusun Batulawang, Hamka, mengapresiasi kegiatan kelompok KKN MIT UIN Walisongo Posko 76. Ia berharap bisa melanjutkan pembuatan ecobrick saat mahasiswa menyelesaikan masa KKN.

“Program kerjanya bagus dan cukup menginspirasi warga, harapannya nanti setelah mahasiswa selesai KKN, warga bisa melanjutkan pembuatan ecobrick,” tandasnya. (*)

 

editor : ricky fitriyanto