in

Bermain di Luar Rumah Bantu Tumbuh Kembang Anak, ‘Bau Matahari’ Ternyata Punya Makna Emosional

Bermain aktif berperan dalam mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, keterampilan sosial, hingga menjaga kesehatan mental anak. (istimewa)

JAKARTA (jatengtoday.com) — Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bahwa masa kecil yang dipenuhi aktivitas bermain memiliki manfaat jauh lebih besar dibanding sekadar mengisi waktu luang. Berbagai penelitian menunjukkan bermain aktif berperan dalam mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, keterampilan sosial, hingga menjaga kesehatan mental anak.

Kesadaran tersebut membuat semakin banyak orang tua mulai mengurangi waktu anak di depan layar gawai dan mengajak mereka kembali menikmati aktivitas di luar rumah. Bermain bersama teman sebaya dinilai mampu menghadirkan pengalaman yang tidak tergantikan dalam proses tumbuh kembang anak.

Setelah seharian beraktivitas, anak biasanya pulang dengan tubuh berkeringat dan aroma khas yang dikenal masyarakat sebagai “bau matahari”. Kondisi ini kerap membuat orang tua langsung mengajak anak mandi. Namun di balik rutinitas sederhana tersebut, tersimpan pengalaman emosional yang berharga.

Pemicu Memori Paling Kuat

Studi yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology menyebutkan bahwa aroma merupakan salah satu pemicu memori paling kuat dibandingkan indra lainnya. Hal itu karena sistem penciuman memiliki hubungan langsung dengan bagian otak yang mengatur emosi dan memori, sehingga kenangan yang dipicu aroma cenderung lebih kuat dan bertahan lama.

Rutinitas setelah bermain, seperti mandi, berganti pakaian, hingga dipeluk orang tua, bukan hanya membantu menjaga kebersihan tubuh, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman positif yang membentuk memori masa kecil.

Temuan serupa juga disampaikan The Sense of Smell Institute yang menjelaskan bahwa aroma mampu membangun hubungan emosional yang kuat. Tak sedikit orang dewasa yang masih mengingat aroma sabun, pakaian bersih, atau wewangian tertentu yang identik dengan masa kecil mereka.

Membangun Kedekatan Emosional

Melihat pentingnya pengalaman tersebut, B&B Kids, brand personal care anak dari PT Kino Indonesia Tbk dengan slogan Formulated for Kids!, menilai rutinitas setelah bermain memiliki makna lebih luas dibanding sekadar membersihkan tubuh.

Popi Novella, Group Brand Manager B&B Kids, mengatakan bahwa setelah anak puas bermain, orang tua memiliki kesempatan untuk menghadirkan pengalaman yang membuat anak merasa nyaman sekaligus memperkuat kedekatan emosional.

“Masa kecil bukan hanya diisi dengan aktivitas bermain, tetapi juga dengan momen sederhana yang terjadi setelahnya,” ujar Popi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Menurut Popi, salah satu hal yang sering tidak disadari adalah pemilihan aroma dalam rutinitas personal care anak.

“Saat orang tua membantu anak mandi, memakaikan pakaian bersih, memeluk mereka, atau mendengarkan cerita tentang petualangan hari itu, anak belajar merasa aman, nyaman, dan dicintai. Pengalaman-pengalaman kecil seperti inilah yang kemudian menjadi bagian dari kenangan masa kecil mereka,” ucapnya.

Karakter Wewangian Anak

B&B Kids menjelaskan setiap anak memiliki preferensi aroma yang berbeda dengan orang dewasa. Anak umumnya lebih menyukai wewangian yang ringan, segar, ceria, dan mudah dikenali karena memberikan rasa nyaman sekaligus dekat dengan dunia bermain mereka.

Aroma buah seperti stroberi, apel, jeruk, raspberry, dan yuzu kerap dikaitkan dengan energi dan keceriaan, sedangkan aroma floral lembut, vanila, maupun musk menghadirkan kesan hangat dan menenangkan.

Karena itu, orang tua disarankan memilih produk perawatan tubuh anak yang tidak hanya harum menurut selera orang dewasa, tetapi juga sesuai dengan karakter dan kenyamanan anak.

B&B Kids meyakini personal care tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan tubuh setelah bermain, melainkan juga menjadi bagian dari pengalaman positif yang mendukung tumbuh kembang emosional anak melalui rasa nyaman, perhatian, dan kebersamaan bersama keluarga.

Seiring meningkatnya kesadaran orang tua, pemilihan produk personal care kini juga tidak lagi semata mempertimbangkan harga atau fungsi dasar. Orang tua mulai mengutamakan nilai, manfaat, dan pengalaman yang mampu mendukung proses tumbuh kembang anak secara menyeluruh. (*)