in

Berhasil Carikan Nasabah untuk Kredit Fiktif, Syamsul Dibebaskan dari Angsuran

SEMARANG (jatengtoday.com) – Syamsul, nasabah kredit BRI di Kabupaten Kendal, mengaku dibebaskan dari angsuran setelah ia berhasil memenuhi permintaan dari oknum pegawai BRI bernama Yana Yanuar.

Yana sendiri merupakan Pegawai Marketing dan Analisis Mikro (Mantri) BRI Unit Kaliwungu Cabang Kendal. Kini ia sudah ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus kredit fiktif yang merugikan keuangan negara hingga Rp 1,9 miliar.

Menurut kesaksian Syamsul, dulunya Yana merupakan pegawai di BRI Unit Gringsing Cabang Kendal. Saat Syamsul mengajukan kredit, Yana lah yang mengurus.

Kemudian, ketika Yana pindah tugas ke BRI Unit Kaliwungu, Syamsul dihubungi supaya segera menyelesaikan semua angsurannya. “Pak Yana minta saya untuk melunasi, tapi kalau langsung saya nggak bisa,” jelasnya saat dihadirkan jadi saksi sidang, Rabu (12/2/2020).

Ketika bertugas di BRI Unit Kaliwungu itulah terdakwa Yana meminta Syamsul supaya mencarikan orang yang bisa dipinjam namanya untuk pengajuan kredit.

Setelah berusaha, Syamsul akhirnya mendapat 4 orang. Kemudian ia membantu mengurus persyaratan seperti fotokopi KTP dan KK. Namun ia mengelak disebut turut membuat surat keterangan palsu dari desa.

Baca juga: Broker dan Mantri BRI Unit Kaliwungu Kendal Bekerja Sama Gelapkan Dana hingga Rp 1,9 Miliar

Setelah persyaratan terpenuhi, 4 orang tersebut diklaim mengajukan kredit Kupedes di BRI Unit Kaliwungu, masing-masing sebesar Rp 50 juta. Sehingga, total dana yang cair hampir Rp 200 juta.

“Saya dikasih imbalan Rp 2 juta sama Rp 500 ribu. Yang ngasih Pak Yana,” ungkap Syamsul.

Selain itu, secara diam-diam ternyata Yana juga melunasi kekurangan angsuran Syamsul di BRI Unit Gringsing. Di situ Syamsul awalnya mengajukan kredit sekitar Rp 35 juta dan pada saat Yana pindah, masih sisa sekitar Rp 27 juta yang belum diangsur.

Baca juga: Diiming-imingi Imbalan, Warga Rela Dipinjam Nama untuk Cairkan Kredit di BRI Kendal Unit Kaliwungu

Syamsul tak pernah mengangsurnya lagi. Hanya saja ia pernah dipanggil pihak BRI Unit Gringsing karena masih ada sisa angsuran Rp 7 juta. Dari situ ia tahu bahwa yang lain sudah dibayar oleh Yana.

Menurutnya, tidak ada kesepakatan khusus bahwa angsurannya akan dibayarkan setelah ia mencarikan orang untuk nasabah kredit tadi. (*)

 

editor: ricky fitriyanto