in

Begini Cara Tim Ganjar-Yasin Kembangkan Kesenian Lokal

SEMARANG (jatengtoday.com) – Jaran kepang dan barongsai tampil bareng di pelataran posko Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen, Jalan Pandanaran Semarang, Selasa (19/6). Pertunjukan itu merupakan wujud perhatian paslon nomor urut 1 dalam mengembangkan seni kebudayaan lokal.

Tidak hanya posko di Semarang saja. Terhitung ada 25 titik yang tersebar di Jateng, menggelar aksi yang sama secara bersamaan. Masing-masing posko menggelar pertunjukan seni budaya berbeda, sesuai khas daerah.

Di tengah-tengah pertunjukan, Ganjar melakukan videoconference dari Kebumen, untuk melihat pertunjukan seni yang disuguhkan. Memang tidak semua titik bisa melakukan videoconference. Dari 25 titik yang ada, hanya 18 titik saja. Antara lain Semarang, Purworejo, Jepara, Pemalang, Brebes, dan lain-lain.

Koordinator Tim Relawan Ganjar-Yasin Jateng, Warsito menjelaskan, gelaran bertema ‘Glegar Budaya Sadumuk Bathuk, Sanyari Bumi’ ini merupakan ajang untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa setiap daerah di Jateng, punya potensi kebudayaan lokal yang luar biasa.

“Agar kesenian dan kebudayaan lokal bisa berkembang, perlu pemimpin yang memerhatikannya. Yang bisa ikut nguri-uri budaya lokal dan memberikan perhatian. Terutama menyiapkan ruang yang luas untuk berkesenian,” jelasnya.

Jika kesenian dan kebudayaan lokal kurang mendapatkan tempat, budaya asing dan unsur-unsur intoleranisme akan mudah masuk dengan leluasa. “Kalau tidak ada ruang untuk budaya lokal, ruang-ruang itu akan diisi budaya asing yang tidak kompatibel dengan warga Jateng,” imbuhnya.

Karena itu, ke depan, pihaknya akan membuat rumah-rumah budaya di seluruh daerah di Jateng. Nantinya, rumah-rumah budaya itu akan dimanfaatkan sebagai wadah berkesenian dan mengembangkan budaya. “Ada riset, pentas, diskusi, belajar budaya, dan kegiatan lain,” tukasnya.

Sementara itu, dalam videoconferencenya, Ganjar mengapresiasi seniman yang masih tetap berjuang nguri-uri kebudayaan lokal. “Ini merupakan upaya mengembangkan nilai sosial. Semoga kita makin guyub untuk kebaikan kita semua,” harapnya. (ajie mahendra)

editor : ricky fitriyanto

Ajie MH.