in

Bawaslu Semarang Awasi Penyimpanan dan Distribusi Logistik Pemilu 2024

Bawaslu Kota Semarang mengawasi pencocokan jenis dan jumlah pengiriman logistik.

Tim dari Bawaslu Kota Semarang mengawasi logistik pemilu di gudang penyimpanan milik KPU Kota Semarang.
Tim dari Bawaslu Kota Semarang mengawasi logistik pemilu di gudang penyimpanan milik KPU Kota Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Bawaslu Kota Semarang mengawasi proses penyimpanan dan distribusi logistik pemilu 2024. Bawaslu meninjau gudang logistik pemilu di Kawasan Industri Candi, Semarang.

Anggota Bawaslu Kota Semarang Euis Noor Faoziah mengatakan, pihaknya mengawasi secara langsung terhadap logistik pemilu yang terkirim ke gudang milik KPU Kota Semarang.

Dalam hal ini, Bawaslu mengawasi pencocokan jenis dan jumlah setiap kali terdapat pengiriman logistik, termasuk dokumen pengiriman maupun barang yang diterima.

Kata Euis, sejauh ini logistik pemilu yang sudah tersedia antara lain berupa tinta, bilik suara, kotak suara, plastik kotak suara, dan Alat Tulis Kantor (ATK). Beberapa kebutuhan tersebut akan dikirim secara bertahap.

Dalam proses pengawasan, Bawaslu Kota Semarang intens berkoordinasi dan komunikasi untuk mendapatkan informasi jadwal pengiriman.

“Kami koordinasi agar bisa mengawasi langsung, mengingat kebutuhan logistik cukup banyak untuk memenuhi di 4.646 tempat pemungutan suara (TPS),” jelasnya, Senin (27/11/2023).

Sampai saat ini logistik yang sudah terkirim di antaranya tinta sejumlah 9.292 botol, bilik suara sejumlah 18.584 buah, plastik kotak suara sejumlah 13.750 lembar, kotak suara sesuai kebutuhan sebanyak 23.262 buah.

Kemudian, kelengkapan ATK terdiri dari tanda pengenal, label, alat coblos, karet pengikat, ballpoint, spidol, lem, gunting, dan plastik sejumlah 84.973 buah. Menurut informasi, kekurangannya akan dipenuhi secara bertahap.

“Harapannya logistik pemilu dapat tersedia dengan tepat jumlah dan tepat jenis, karena memiliki fungsi yang sangat penting guna kelancaran pemungutan suara,” pungkas Euis. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar