in

Bawa Pil Koplo untuk Napi, Pengunjung Lapas Semarang Ditangkap

Pengunjung Lapas Semarang menyimpan pil koplo di celana dalamnya, rencananya akan diberikan untuk napi yang merupakan pacarnya. 

Pengunjung Lapas Semarang menyimpan pil koplo di celana dalamnya, rencananya akan diberikan untuk napi yang merupakan pacarnya.
Pengunjung Lapas Semarang yang kedapatan membawa pil koplo sedang diinterogasi. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Petugas Lapas Semarang menangkap seorang pengunjung berinisial ES pembawa pil koplo. Seorang perempuan tersebut kedapatan membawa ratusan butir obat terlarang di dalam celana dalamnya, Selasa (14/11/2023).

ES menyimpan barang terlarang itu pada celana dalamnya. Ia berencana menyelundupkan ke penjara untuk seorang narapidana di Lapas Semarang berinisial MM.

Namun, Petugas Lapas Semarang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo saat menggeledah badan pengunjung.

Awalnya, petugas lapas, Mamik Kartika Sari merasa curiga terhadap barang di celana dalam ES. Setelah dibuka ternyata benar, ES membawa pil koplo yang terbungkus plastik. Selanjutnya petugas membawa ES ke ruang Seksi Keamanan Lapas Semarang.

Pengunjung Lapas Semarang menyimpan pil koplo di celana dalamnya, rencananya akan diberikan untuk napi yang merupakan pacarnya.
Ratusan butir barang terlarang bawaan pengunjug lapas, dibungkus plastik benung. (istimewa)

Pil Koplo Pesanan Napi Lapas Semarang

Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Andreas Wisnu mengungkap, ES merupakan pacar narapidana MM. Keduanya saling mengenal melalui jejaring media sosial.

“Katanya, ES baru mengenal MM satu bulan. Padahal ES sudah mempunyai suami dan seorang anak,” jelasnya.

Sesuai pengakuan, ES bersedia menuruti permintaan MM untuk mengantarkan obat gatal, bukan pil kolpo, pada saat kunjungan. Napi Lapas Semarang, MM menjanjikan uang satu juta rupiah kepada ES yang sedang butuh uang.

Katanya, ES memperoleh obat tersebut dari orang suruhan MM. Mereka bertemu di Taman Bangetayu, Semarang pada Senin (13/11/2023) malam.

“Hasil pemeriksaan terhadap ES, kami menemukan barang bukti 199 butir pil koplo dan telepon genggam. Selanjutnya Lapas Semarang telah berkoordinasi dengan Polsek Ngaliyan untuk pengembangan,” ujar Wisnu. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar