in

Bangun Flyover Ganefo Mranggen, Pemprov Rogoh Rp 205 Miliar

SEMARANG (jatengtoday.com) – Pemprov Jateng menganggarkan Rp 205 miliar untuk pembangunan Flyover Ganefo di Mranggen, Kabupaten Demak. Dari angka itu, Rp 85 miliar digunakan untuk pembebasan lahan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya Jateng, Hanung Triyono menjelaskan, pembangunan flyover bakal dimulai akhir tahun ini. “Sekarang sedang sosialisasi proses pembebasan lahan. Kalau sesuai rencana, Oktober 2019 baru dilakukan lelang,” ucapnya, Kamis (25/7/2019).

Dikatakan, pengadaan tanah untuk flyover di jalur Semarang-Purwodadi ini sudah diteken oleh Sekda Sri Puryono selaku Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Sesuai surat yang telah ditandatangani 19 Juli tersebut, luas tanah yang dibebaskan untuk pembangunan Flyover Mranggen 13.209 meter persegi dari total luas lahan yang dibutuhkan seluas 16.979 meter persegi.

Untuk lokasi pembangunannya, ada di Kelurahan Mranggen dan Kembangarum, semuanya di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Dalam pembebasan lahan, beberapa tahapan dilakukan oleh tim. Mulai dari pemberitahuan rencana pembangunan, pendataan awal, konsultasi publik, penetapan lokasi dan pengumuman penetapan lokasi. Sementara untuk tahap pelaksanaannya yakni inventarisasi, pengumuman peta bidang, penetapan nilai, musyawarah, pemberian ganti kerugian dan pelepasan objek pengadaan tanah.

“Untuk pembangunanya butuh dua tahun. Dan masa pemeliharaan setahun,” terangnya.

Flyover ini menggunakan konstruksi baja dan beton. Secara umum hampir sama dengan flyover lainnya. (*)

editor : ricky fitriyanto