in

Waspada Kebangkitan PSIS, Kendal Tornado Siap Tutup Putaran Kedua dengan Kemenangan di Jatidiri

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes. (dokumentasi kendal tornado fc)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kendal Tornado FC bersiap menghadapi tantangan berat saat dijamu PSIS Semarang pada laga pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Jumat (30/1/2026) besok. Pertandingan ini menjadi penutup putaran kedua sekaligus duel krusial bagi kedua tim yang tengah berburu poin penting.

Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menegaskan timnya tak ingin lengah menghadapi Mahesa Jenar yang kini tampil dengan wajah baru. PSIS melakukan perombakan besar-besaran, baik di jajaran pemain maupun pelatih, dengan menunjuk Jafri Sastra sebagai nakhoda anyar.

“PSIS sekarang punya tim baru dengan pemain-pemain baru dan coach Jafri Sastra yang sangat berpengalaman. Mereka juga meraih hasil positif dalam beberapa pertandingan terakhir, jadi kami harus benar-benar waspada,” ujar Keeltjes pada sesi prematch press conference, Kamis (29/1/2026).

Tak hanya PSIS, Keeltjes menilai persaingan di papan bawah Grup 2 semakin ketat. Sejumlah tim seperti Persiku Kudus dan Persipal Palu juga melakukan revolusi skuad demi menjauh dari ancaman degradasi.

“Motivasi mereka tentu berlipat. Ini membuat setiap pertandingan jadi sangat sulit,” tambahnya.

Jatidiri Tak Asing bagi Kendal Tornado

Stadion Jatidiri bukan tempat yang asing bagi Laskar Badai Pantura. Kendal Tornado pernah menjadikan stadion kebanggaan warga Semarang itu sebagai homebase, sehingga atmosfer pertandingan dipastikan tak mengejutkan.

“Kami sudah mengenal Stadion Jatidiri. Atmosfer di sini luar biasa, apalagi sekarang bisa disaksikan penonton. Ini tantangan, tapi juga motivasi bagi kami,” kata Keeltjes.

Pada pertemuan pertama musim ini, Kendal Tornado tampil dominan dan menang telak 4-1 atas PSIS. Satu-satunya gol Mahesa Jenar kala itu dicetak Camilo Sanchez, yang kini sudah dilepas pada bursa transfer Januari.

PSIS sendiri merombak total komposisi pemain asing. Selain Camilo, Luan Dias dan Marko Ivanovic juga didepak. Sebagai gantinya, manajemen mendatangkan Rafinha, Denilson, dan Aldair Simanca demi memperbaiki performa tim.

Modal Positif Laskar Badai Pantura

Kendal Tornado datang dengan kepercayaan diri tinggi. Dari tujuh laga terakhir, mereka sukses meraih lima kemenangan—modal penting untuk mengamankan posisi di papan atas.

“Kami tetap optimistis. Modal kami sangat positif dan kami siap bangkit serta melupakan hasil pertandingan kemarin,” tegas Keeltjes.

Pada laga terakhir, Kendal Tornado harus puas bermain imbang 0-0 melawan Persiku Kudus. Sementara itu, PSIS justru tengah naik daun usai meraih kemenangan atas Persela Lamongan.

Saat ini, Kendal Tornado FC berada di peringkat kelima Grup 2 dengan 30 poin, sedangkan PSIS Semarang masih terpuruk di peringkat sembilan dari 10 tim dengan koleksi 11 poin. (*)