SEMARANG (jatengtoday.com) — PSIS Semarang kembali menelan pil pahit pada laga pekan ke-18 atau pertandingan terakhir putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Stadion Jatidiri, Jumat (30/1/2026), Mahesa Jenar takluk dengan skor telak 0-3 dari Kendal Tornado FC.
Kendal Tornado tampil efektif dan disiplin sepanjang laga. Dimas Sukarno dkk lebih banyak menciptakan peluang dibanding tuan rumah.
Situasi PSIS semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-42. Gelandang asing Denilson Rodrigues diusir wasit usai menerima kartu kuning kedua, membuat keseimbangan permainan Mahesa Jenar runtuh.
Gol pembuka dicetak Gufroni Alma’ruf melalui sundulan kepala pada menit 45+4, setelah memanfaatkan skema free kick matang dari Yudha Alkanza.
Memasuki babak kedua, dominasi tim tamu semakin terlihat. Akbar Firmansyah menggandakan keunggulan Laskar Badai Pantura pada menit 57, kembali berkat assist Yudha Alkanza. Gol penutup dicetak Ibnu Hajar di menit 69 usai menerima umpan matang dari Patrick Cruz.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengapresiasi kinerja anak asuhnya. “Terima kasih kepada pemain yang sudah bekerja keras dan menjalankan strategi sesuai rencana. Mereka bermain lebih percaya diri saat menguasai bola,” ujar Keeltjes seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra mengakui hasil ini jauh dari harapan. “Hasil yang tidak sesuai harapan. Strategi tidak berjalan dan kami kembali harus bermain dengan 10 pemain. Ini jadi catatan negatif kami karena dalam dua pertandingan terakhir selalu ada pemain yang terkena kartu merah,” ungkapnya.
Tambahan tiga poin membawa Kendal Tornado FC naik ke peringkat 4 klasemen sementara Grup 2 dengan 33 poin, menggusur Deltras FC yang baru memainkan 17 pertandingan dan mengoleksi 30 poin.
Sebaliknya, PSIS Semarang gagal membalas kekalahan 1-4 di putaran pertama dan masih terpuruk di peringkat 9 dari 10 tim Grup 2 dengan 11 poin. Beto Goncalves dkk terpaut enam angka dari Persipal Palu di posisi 10.
Pegadaian Championship sendiri masih akan berlangsung dalam tiga putaran, namun tekanan kian besar bagi Mahesa Jenar untuk segera bangkit. (*)
