SOLO (jatengtoday.com) — Kendal Tornado FC sukses membalas kekalahan putaran pertama usai menaklukkan PSS Sleman dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Solo, Senin (5/1/2026) malam. Patrick Cruz jadi pembeda dengan mencetak gol dan assist.
Bermain dengan kekuatan penuh, Laskar Badai Pantura langsung menurunkan tiga pemain asing andalannya sejak menit awal, yakni Juan Pablo Morales, Felipe Ryan, dan Patrick Cruz.
Sebaliknya, PSS Sleman tampil pincang lantaran hanya diperkuat satu legiun asing, Gustavo Tocantins, menyusul absennya Cleberson dan Frederic Injai yang masih dibekap cedera.
Kendal Tornado membuka keunggulan pada menit ke-30 lewat eksekusi penalti Patrick Cruz. Hadiah penalti diberikan setelah Cruz dilanggar Kanu Hilmiawan di area terlarang. Tendangan striker asal Brasil itu tak mampu dibendung kiper PSS Sleman.
Petaka bagi tim tamu kembali terjadi jelang turun minum. Pemain muda PSS, Ferrel Arda, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua di masa injury time babak pertama. PSS Sleman pun terpaksa bermain dengan 10 pemain.
Meski kalah jumlah pemain, Super Elang Jawa justru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-55. Gustavo Tocantins lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit yang tak mampu diantisipasi kiper Kendal Tornado, Try Hamdani.
Namun, skor imbang hanya bertahan lima menit. Tuan rumah kembali unggul pada menit ke-60 melalui Juan Pablo Morales yang sukses menuntaskan assist matang dari Patrick Cruz.
PSS Sleman sebenarnya sempat mencetak gol penyeimbang lewat Tocantins pada menit ke-83, namun gol tersebut dianulir karena Ichsan Pratama lebih dulu melakukan handball.
Kendal Tornado juga sempat menambah gol melalui Patrick Cruz di akhir laga, tetapi kembali dianulir karena Kushedya Hari Yudo sudah berada dalam posisi offside saat mengirimkan umpan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Kendal Tornado FC mampu mempertahankan keunggulan 2-1, sekaligus membalas kekalahan 1-3 dari PSS Sleman pada pertemuan pertama.
Tambahan tiga poin membuat Laskar Badai Pantura mengoleksi 26 poin dan tetap menjaga persaingan di papan atas Grup 2, menempati peringkat keempat klasemen.
Sementara itu, kekalahan ini membuat PSS Sleman gagal memperkecil jarak dengan Barito Putera di puncak klasemen. Laskar Sembada masih tertahan di posisi runner-up dengan 30 poin, terpaut empat angka dari Barito Putera. (*)
