in

Resmi Berpisah! Jafri Sastra Dipecat Usai PSIS Digulung Kendal Tornado

Jafri Sastra kembali dipecat PSIS Semarang setelah hasil buruk di Pegadaian Championship 2025/2026. (foto: instagram psis semarang)

SEMARANG (jatengtoday.com) — PSIS Semarang resmi mengakhiri kerja sama dengan Jafri Sastra sebagai pelatih kepala pada Sabtu, 31 Januari 2026. Laga kandang kontra Kendal Tornado FC menjadi pertandingan terakhir Jafri Sastra bersama Mahesa Jenar di ajang Pegadaian Championship 2025/2026.

Keputusan tersebut diambil manajemen PSIS setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim pada putaran kedua kompetisi. Hasil yang dinilai belum konsisten membuat manajemen memilih melakukan perubahan demi perbaikan performa pada putaran berikutnya.

“Manajemen PSIS Semarang dan coach Jafri Sastra mengakhiri kontrak kerja sama sebagai pelatih kepala karena evaluasi yang dilakukan guna memperbaiki performa PSIS di putaran berikutnya,” ujar Reza Handhika, Asisten Manajer PSIS Semarang.

Reza juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang pelatih. “Terima kasih atas kerja sama selama ini, Coach. Semoga sukses selalu ke depannya,” tutupnya.

Hanya 71 Hari Menukangi PSIS

Jafri Sastra ditunjuk sebagai pelatih kepala PSIS pada 21 November 2025, menggantikan Ega Raka Ghalih. Namun, masa baktinya terbilang singkat, hanya 71 hari atau sekitar 2 bulan 10 hari.

Debut Jafri bersama PSIS sempat menghadirkan harapan. Ia sukses mempersembahkan kemenangan perdana PSIS di Pegadaian Championship saat menaklukkan tuan rumah Persiba Balikpapan 1-0.

Jafri Sastra mampu menghadirkan kemenangan pertama PSIS Semarang di Pegadaian Championship 2025/2026. (foto: instagram psis semarang)

Namun, seiring berjalannya kompetisi, performa PSIS kembali inkonsisten. Dari total 7 pertandingan, pelatih asal Payakumbuh Sumatra Barat itu mencatatkan:

3 kemenangan:
Persiba Balikpapan (1-0)
Persipal Palu (2-0)
Persela Lamongan (1-0)

4 kekalahan:
PSS Sleman (1-2)
Barito Putera (0-1)
Deltras FC (0-3)
Kendal Tornado FC (0-3)

Lebih mengkhawatirkan, PSIS hanya mampu meraih satu kemenangan dari tiga laga kandang terakhir, yang turut memengaruhi keputusan manajemen. Teranyar, PSIS Semarang dipermalukan tamunya Kendal Tornado FC 0-3 di Stadion Jatidiri, Jumat (30/1/2026) malam.

Tugas Berat demi Hindari Degradasi

Jafri Sastra sebenarnya bukanlah sosok asing bagi PSIS Semarang. Pelatih berlisensi AFC Pro tersebut pernah menukangi PSIS pada kompetisi Liga 1 musim 2018 hingga 2019.

Kini, manajemen PSIS diharapkan segera menentukan langkah lanjutan untuk mencari sosok pelatih baru demi menyelamatkan performa tim di sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026.

Pengganti Jafri Sastra punya tugas berat mendongkrak performa Otavio Dutra dkk yang akan menjalani putaran ketiga kompetisi kasta kedua. Hingga putaran kedua tuntas, PSIS menempati peringkat 9 atau zona play-off dengan poin 11, satu setrip di atas Persipal Palu yang berada di zona degradasi. (*)