in

Unwahas Buka Suara terkait Mahasiswi yang Diduga Bunuh Diri

Mahasiswi SDM mempunyai kondisi medis yang membutuhkan pengobatan atau penanganan khusus dari dokter.

Ilustrasi. (pixabay)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang buka suara menanggapi kasus mahasiswinya yang diduga bunuh diri dengan menabrakkan tubuhnya ke kereta api.


Mahasiswi Unwahas berinisial SDM (25) tewas di rel kereta api wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada 27 November 2023. Ia merupakan warga Kelurahan Wirosari, Kabupaten Grobogan.

Kepala Kantor Humas dan PMB Unwahas Dr Bahrul Fawaid mengatakan, pihak Unwahas membenarkan jika yang bersangkutan tercatat sebagai mahasiswi Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian angkatan 2017.

“Selama ini SDM terkenal cukup aktif mengikuti organisasi, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Ia bahkan sempat mendapatkan beasiswa pendidikan Bidikmisi pada 2017,” ujarnya, Kamis (30/11/2023).

Meskipun menyayangkan, pihak kampus merasa kehilangan karena mahasiswi tersebut merupakan bagian dari keluarga besar Unwahas.

Setelah mendengar kabar meninggalnya SDM, Bagian Kemahasiswaan dan Dekanat Fakultas Pertanian mendatangi rumah almarhumah. Tujuannya memberikan dukungan moril dan materiil atas kejadian yang terjadi kepada keluarga yang ditinggalkan.

Beri Layanan Pendampingan

Sebelumnya, Unwahas telah berupaya untuk memberikan layanan yang terbaik bagi mahasiswa, termasuk pendampingan terhadap mahasiswa. Hal tersebut guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti bunuh diri.

Kata Bahrul, Unwahas beberapa kali menyampaikan informasi secara terbuka perihal layanan terhadap mahasiswa, termasuk kemungkinan konsultasi, bimbingan, atau konseling untuk mahasiswa yang membutuhkan, baik untuk persoalan di dalam maupun di luar aktivitas kampus.

Menurut informasi, mahasiswi SDM mempunyai kondisi medis yang membutuhkan pengobatan atau penanganan khusus dari dokter. Secara personal juga memiliki masalah internal.

Dalam kejadian ini, Unwahas melalui dekanat telah melakukan pendampingan terhadap mahasiswi SDM untuk melakukan pengobatan dan pemulihan di rumah sakit.

Ke depan, kata Bahrul, kampus selalu membuka kesempatan dan mendorong mahasiswa yang ingin konseling. Caranya dapat menghubungi Instagram @kemahasiswaan_unwahas atau kontak layanan 0813 2824 6506.

Bahkan membuka lebar kesempatan untuk bertemu langsung dengan bagian kemahasiswaan, fakultas, atau jika diperlukan dengan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar