in

Tunjang Aspek Kesehatan, PVS Jadi Opsi Hunian Para Tenaga Medis

SEMARANG (jatengtoday.com) – Lokasi hunian yang strategis dan berada di pusat kota makin dilirik masyarakat. Kemudahan ke berbagai layanan publik termasuk fasilitas kesehatan menjadi salah satu pertimbangan utama.

Paramount Village Semarang (PVS) merupakan satu di antara hunian yang memenuhi aspek kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan dipilihnya hunian tersebut sebagai tempat tinggal sejumlah tenaga medis di Kota Semarang.

Dokter spesialis yang berdinas di salah satu rumah sakit milik pemerintah di Kota Semarang,

dr Nanda menilai, lokasi hunian dengan tempat kerja yang dekat merupakan salah satu alasan utama ia memilih menempati di Paramount Village Semarang.

“Sebagai dokter saya dituntut disiplin sekali. Maka memiliki rumah yang dekat dengan tempat kerja adalah sebuah solusi tersendiri,” ujarnya.

Beberapa alasan lain ia memilih hunian Paramount Village Semarang adalah lokasinya yang strategis. Estimasi waktu perjalanan dari tempat tinggal menuju tempat kerjanya hanya sekitar 5 menit.

“Lokasinya sangat strategis, hanya 5 menit dari tempat kerja. Keamanan area tempat tinggal 24 jam dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Harga terjangkau dari apa yang saya dapatkan,” tuturnya.

Salah satu dokter kecantikan di Kota Semarang, dr Gracelia juga menyampaikan hal serupa. Lokasi Paramount Village Semarang yang berada di pusat kota menjadikan hal itu sebagai salah satu pertimbangan utama.

“Tempatnya strategis, dekat dengan pusat kota. Hal ini tentu mendukung saya sebagai seorang dokter yang memiliki mobilitas tinggi dan harus bergerak cepat. Kemudian dari sisi desain sangat bagus, konsepnya minimalis dan elegan,” sebutnya.

Sebagai informasi,Paramount Village Semarang berdekatan dengan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, sehingga banyak penghuni yang berprofesi dokter atau tenaga kesehatan yang ingin tinggal berdekatan dengan tempat kerja.

Hunian tersebut juga dibentuk dari berbagai aspek kesehatan, di antaranya pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, tata letak ruang yang fleksibel serta nyaman.

Selain itu, pemilihan material bangunan yang aman, ukuran yang sesuai dengan ergonomi, lingkungan yang asri dan nyaman, dan sebagainya.

Paramount Village Semarang diluncurkan pada Juni 2015 sebagai kawasan hunian dan komersial yang saling terintegrasi. Lokasinya berada di Jalan Simongan, Semarang Barat, Kota Semarang.

Hunian ini berjarak tempuh kurang lebih 3 menit menuju kawasan budaya dan peribadatan Klenteng Sam Poo Kong, dan 15 menit menuju Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang.

Tak hanya itu, Paramount Village Semarang berjarak kurang lebih 7 menit menuju kawasan Tugu Muda, 10 menit menuju pintu masuk tol Krapyak,  15 menit menuju jantung kota di Simpang Lima, dan 20 menit menuju Stasiun Tawang.

Kelebihan lainnya, hunian ini ditunjang dengan kemudahan akses dan sarana transportasi, serta dekat dengan pusat kota Semarang dan akses menuju beragam fasilitas kota.

Saat ini hunian itu telah menjadi kawasan yang hidup dan terhuni oleh lebih dari 250 kepala keluarga, di mana 30% dihuni oleh kalangan medis. Dilengkapi utilitas underground, dari jaringan listrik, air bersih, saluran resapan, hingga pembuangan air hujan.

Selanjutnya, terintegrasi dengan kompleks ruko komersial Paramount Square yang sangat tepat sebagai tempat usaha dan investasi.

Paramount Square menawarkan bangunan dengan ukuran yang bervariasi yaitu 4,5 x 12 m2 dengan pilihan bangunan 2 dan 3 lantai, 6 x 12 m2 dan 6,5 x 10 m2 untuk bangunan 3 lantai.

Sementara, pada awal tahun 2020, Paramount Land menghadirkan hunian premium Potala. Dua tahun berselang atau pada tahun 2022, Paramount Land meluncurkan New Potala @Paramount Village Semarang dengan tagline ‘Lovable Homes’.

New Potala hadir dengan penyempurnaan desain dan layout baru sesuai kebutuhan masyarakat di Kota Semarang. Hunian itu dikembangkan dengan desain yang modern dan tata layout yang luas, dilengkapi fitur-fitur seperti smart door lock, solar water heater, dan AC di setiap ruangan.

Dilengkapi pula dengan fasilitas one gate system, dengan akses jalan utama ROW 20 meter dan jalan hunian ROW 9 meter. Kemudian fasilitas club house seluas 1.700 m2 berisi swimming pool, gym station, function hall, dan children playground.

Hunian ini pun dinilai sebagai pilihan tepat masyarakat yang mencari hunian nyaman dan strategis sebagai tempat tinggal maupun investasi yang menguntungkan di Jawa Tengah.

Setiap unit New Potala memiliki kamar tidur dan kamar mandi 3-4, di mana kamar tidur di lantai 1 lebih luas dan kamar mandi 1 level (flat bathroom) dan carport yang dilengkapi oleh canopy. Hingga 2022 New Potala telah terserap pasar hingga 80%.

Adapun spesifikasi New Potala untuk tipe standard yakni L6x12 m (LB 83 m2/LT 72 m2), L7x12 m (LB 99 m2/LT 84 m2), L8x12 m (LB 119 m2/ LT 96/128 m2). Sedang untuk tipe hoek dengan pilihan LB 120 m2/LT Var, LB 101 m2/LT Var, dan LB 85 m2/LT Var.

Untuk diketahui,  Kota Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah memiliki peran strategis terhadap roda perekonomian nasional dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional khususnya di Jawa Tengah.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan bahwa perkembangan harga properti residensial di pasar primer secara tahunan meningkat pada triwulan I 2023, di mana Kota Semarang mengalami kenaikan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I 2023 sebesar 0,18% (yoy) dibandingkan Q4 2022.

Hal pengting lainnya, Paramount Land memiliki jam terbang yang panjang dan profesional sebagai pengembang yang turut mengembangkan Kota Gading Serpong, Tangerang, menjadi kota destinasi favorit yang sangat ramai dan hidup.

Dalam pengembangan produk, selalu melalui riset panjang dan menyeluruh sehingga kota/ kawasan tersebut dapat bertumbuh bersama penghuni dan masyarakat sekitar tidak hanya dalam jangka pendek, tapi juga jangka panjang.

Aspek lain yang dikedepankan yakni adaptif dalam menghadirkan produk, selalu merespons pasar dengan beragam inovasi produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan masyarakat pada masanya dalam segi desain, ukuran, harga, dan lainnya. (*)

Ajie MH.