in

TransTRACK Siap Dukung Pengembangan Digitalisasi Armada Kendaraan di Jateng

Saat ini TransTRACK telah menjangkau lebih dari 100 kota di Indonesia dan 25 kota di Malaysia.

Rifki Darmawan (kiri) dan Erry Derima Ryanto (foto: istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Digitalisasi armada kendaraan berperan besar dalam upaya Pemerintah Jawa Tengah meningkatkan sistem manajemen keamanan dan keselamatan angkutan penumpang dan barang.

Hal ini yang mendorong TransTRACK, perusahaan startup teknologi (tech enabler) untuk terus mendukung pengembangan digitalisasi armada kendaraan di Provinsi Jawa Tengah khususnya Kota Semarang yang dikenal sebagai salah satu kota terbaik yang telah menerapkan konsep smart city.

Erry Derima Ryanto, Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah selaku Plh. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah menyambut baik solusi yang dihadirkan oleh TransTRACK untuk mendigitalisasikan armada kendaraan yang sejalan dengan upaya pemerintah.

“Kami yakin dengan menerapkan solusi teknologi TransTRACK dapat menurunkan korban fatalitas dan angka kecelakaan,” kata Erry di acara TransTRACK Customer Gathering di Semarang, Rabu (28/2/2024).

Rifki Darmawan, Vice President of Sales & International Affairs of TransTRACK menjelaskan, perusahaannya berfokus pada digitalisasi operasional armada kendaraan melalui solusi fleet operation optimizer dan supply chain integrator.

Teknologi Berbasis AI

Didukung teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT), solusi yang dihadirkan oleh TransTRACK melayani berbagai sektor industri bisnis termasuk industri transportasi dan logistik.

Solusi keselamatan yang disediakan oleh TransTRACK mencakup Driver Monitoring System (DMS) yang merupakan sebuah teknologi yang dapat memantau aktivitas pengemudi, Security CCTV yang ditempatkan secara strategis di dalam dan di luar kendaraan untuk meningkatkan keamanan secara keseluruhan.

Selain itu, ada pula Road Hazard Alert yang merupakan notifikasi peringatan yang menginformasikan kepada pengemudi tentang potensi bahaya, dan Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang merupakan sistem sensor dan elektronik yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan.

Menurut Rifki, meningkatnya tantangan di era digital sekarang ini membuat para pelaku industri di sektor transportasi dan logistik semakin sadar akan pentingnya standar keamanan dan keselamatan penumpang dan barang.

“TransTRACK terus mendukung perkembangan teknologi yang dapat meningkatkan pengalaman para pelaku industri terkait, mitra bisnis, dan pelanggan, sekaligus menciptakan armada transportasi yang lebih efisien dan aman,” ungkapnya.

Ekspansi ke Asia Tenggara

Anggia Meisesari, Founder dan CEO TransTRACK menambahkan, TransTRACK terus berkomitmen untuk membantu para pelaku bisnis di berbagai industri dengan mengoptimalkan operasionalnya melalui pengurangan biaya, meningkatkan efisiensi, memaksimalkan produktivitas, dan meningkatkan keberlanjutan usahanya.

Saat ini TransTRACK telah menjangkau lebih dari 100 kota di Indonesia dan 25 kota di Malaysia dan tengah melakukan ekspansi di Asia Tenggara, serta melayani 900+ klien dengan mengelola 100.000+ unit dalam portofolionya dari berbagai industri termasuk logistik, transportasi umum, pertambangan, perkebunan, pertanian, pelabuhan, keuangan, F&B, penyewaan kendaraan & alat berat, manufaktur dan jasa, serta dealer.

Selain itu, TransTRACK juga menyediakan kompensasi kecelakaan bernama We Care, dimana TransTRACK telah berhasil mendapatkan hak paten atas solusi tersebut bekerja sama dengan perusahaan InsurTech.

“Dengan solusi teknologi inovatif TransTRACK, kami berkomitmen untuk terus memimpin dalam memajukan digitalisasi armada transportasi. Upaya kami tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga untuk memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan standar keamanan dan keselamatan di sektor industri ini,” kata Anggia.

TransTRACK telah meraih kepercayaan sejumlah para pelaku industri transportasi dan logistik di Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang. Saat ini, TransTRACK telah melayani 900++ pelanggan termasuk layanan transportasi angkutan umum di Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang di antaranya Trans Semarang, PO Handoyo, dan Mina Mandiri Sejahtera Trans.

“Kami berharap TransTRACK dapat terus memperkuat upaya dalam mencapai visi bersama melalui kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pelaku industri ini untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan untuk masyarakat khususnya di Provinsi Jawa Tengah,” tutup Anggia Meisesari. (*)

 

 

 

Tri Wuryono