in

Tolak Bermasker dan Ludahi Petugas SPBU, Pria Ini Minta Maaf Setelah Ditangkap Polisi

SEMARANG (jatengtoday.com) – Aksi seorang pria paruh baya meludahi petugas SPBU di Kota Semarang sempat viral di media sosial. Kini kasusnya sudah selesai, pelakunya memelas minta maaf.

Pelaku tersebut adalah Dwi Bambang Krisdaryanto (40), warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Dia mengaku salah telah meludahi petugas SPBU Unika Soegijapranata yang bernama Alvin. Padahal, Alvin telah mengingatkannya untuk mengikuti protokol kesehatan cegah Covid-19 dengan cara memakai masker.

“Saya mohon maaf atas perbuatan yang saya lakukan. Saya merasa menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” ucap Dwi dalam pengakuannya.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Benny Hartawan mengatakan, saat ini kasus telah klir, antara pelaku dan korban tidak ada masalah lagi.

“Pelaku meminta maaf dan korban memaafkan serta tidak menuntut secara hukum. Semua itu sudah tertuang dalam surat pernyataan bahwa kasus sudah selesai,” ungkapnya, Minggu (27/12/2020).

Sebelumnya, Satreskrim Polsek Banyumanik bergerak cepat melakukan penelusuran usai mengetahui kabar viral peludahan petugas SPBU. Petugas mendatangi TKP, mengecek CCTV, dan menangkap pelaku.

Sebenarnya tidak ada pelaporan resmi yang masuk ke Polsek Banyumanik. Namun, pihak SPBU sempat mengadukannya ke Bhabinkamtibmas setempat. (*)

 

editor: ricky fitriyanto 

 

 

Baihaqi Annizar

in

Tolak Bermasker dan Ludahi Petugas SPBU, Pria Ini Minta Maaf Setelah Ditangkap Polisi

SEMARANG (jatengtoday.com) – Aksi seorang pria paruh baya meludahi petugas SPBU di Kota Semarang sempat viral di media sosial. Kini kasusnya sudah selesai, pelakunya memelas minta maaf.

Pelaku tersebut adalah Dwi Bambang Krisdaryanto (40), warga Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Dia mengaku salah telah meludahi petugas SPBU Unika Soegijapranata yang bernama Alvin. Padahal, Alvin telah mengingatkannya untuk mengikuti protokol kesehatan cegah Covid-19 dengan cara memakai masker.

“Saya mohon maaf atas perbuatan yang saya lakukan. Saya merasa menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” ucap Dwi dalam pengakuannya.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Benny Hartawan mengatakan, saat ini kasus telah klir, antara pelaku dan korban tidak ada masalah lagi.

“Pelaku meminta maaf dan korban memaafkan serta tidak menuntut secara hukum. Semua itu sudah tertuang dalam surat pernyataan bahwa kasus sudah selesai,” ungkapnya, Minggu (27/12/2020).

Sebelumnya, Satreskrim Polsek Banyumanik bergerak cepat melakukan penelusuran usai mengetahui kabar viral peludahan petugas SPBU. Petugas mendatangi TKP, mengecek CCTV, dan menangkap pelaku.

Sebenarnya tidak ada pelaporan resmi yang masuk ke Polsek Banyumanik. Namun, pihak SPBU sempat mengadukannya ke Bhabinkamtibmas setempat. (*)

 

editor: ricky fitriyanto 

 

 

Baihaqi Annizar