in

Curhat Ibu Saat Pandemi, Sulit Ajarkan Prokes ke Anak dan Dibuat Pusing Sekolah Online

SEMARANG (jatengtoday.com) – Sosok ibu dalam sebuah rumah tangga sangat penting. Apalagi di masa pandemi Covid-19, ia dituntut serba bisa. Termasuk harus mengajari anak-anaknya supaya paham dan terbiasa menerapkan protokol kesehatan.

Salah seorang ibu sekaligus karyawan swasta, Dian Permata mengaku sempat kesulitan mengajari anak tentang pencegahan Covid-19. Apalagi dua dari tiga anaknya masih berusia belia.

“Mereka itu kan kalau dijelaskan dengan kalimat yang agak sulit belum bisa paham,” cerita Dian dalam program Ngobrol Bareng EP8 bersama Pemimpin Redaksi jatengtoday.com Ricky Fitriyanto, ditayangkan di kanal youtube Jateng Today https://youtu.be/Q3YBqe2tyQw

Akhirnya, dia berkonsultasi dengan guru TK anaknya. Guru tersebut kemudian memberi modul berisi ilustrasi penjelasan tentang Covid-19 yang memudahkannya untuk mengedukasi buah hatinya.

“Anak-anak sekarang sudah terbiasa, kalau keluar rumah sudah pasti pakai masker, bawa hand sanitizer. Ya alhamdulillah mereka cukup mengerti apa prokes itu,” jelas Dian.

Menurut dia, masalah lainnya adalah terkait pendidikan anak. Sejak pandemi berlangsung, pola pembelajaran yang tadinya tatap muka beralih menjadi sekolah online dari rumah. Otomatis orang tua harus menambah energinya untuk mendampingi anak belajar.

“Aduh, ini sebenarnya PR terberat saya. Anak memang tanggung jawab orang tua, tapi bagi saya yang tak punya basic mengajar sangat kesulitan,” katanya.

Anaknya paling besar yang duduk di bangku SMP sudah cukup mandiri. Tetapi anak keduanya yang masih TK butuh pendampingan. “Ya menyita waktu dan emosi juga. Kan anak-anak sering main, kesana kemari. Jadi butuh kesabaran ekstra,” imbuhnya.

Di samping itu, pandemi juga berdampak pada kondisi keuangan keluarga. Peran ibu layaknya menjadi Menteri Keuangan dalam rumah tangga. Harus pintar-pintar mengatur keuangan.

“Sebisa mungkin kami atur pengeluaran yang menurut saya bukan primer, seperti jalan-jalan keluar rumah, makan di luar. Itu yang kami minimalisir,” tutur Dian. (*)

 

 

editor: ricky fitriyanto 

 

 

Baihaqi Annizar