in

Sukses Albagir dan Timnas Diharapkan Memacu Prestasi Atlet Futsal Semarang

Pada SEA Games Vietnam, Albagir dan kawan-kawan memersembahkan medali perak untuk kontingen Indonesia.

Muhammad Albagir bersama Kairul Anwar (kiri) dan Ketua AFK Semarang, Suyatno di Ten Two US Caffe Semarang. (foto: jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Muhammad Albagir baru saja menorehkan prestasi bersama Timnas Indonesia dengan meraih medali perak SEA Games Vietnam. Sukses kiper asal Semarang tersebut diharapkan bisa memacu semangat atlet futsal Kota Lunpia yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Pencapaian Albagir tentunya menjadi kebanggaan bagi Kota Semarang. Sebagai bentuk apresiasi, Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Semarang, Suyatno secara khusus memberikan tali asih kepada atlet kelahiran 13 Desember 1997 itu.

“Perjuangan Bagir sejak masih di akademi BJL 2000 Semarang dan sekarang bermain di Timnas sangat luar biasa. Saya selaku Ketua AFK Semarang mengucapkan terima kasih karena sudah membawa futsal Semarang menjadi lebih dikenal,” kata Suyatno saat penyerahan tali asih di Ten Two US Caffe, Kamis (26/5/2022) malam.

Menurut Suyatno yang juga pemilik klub BJL 2000 tersebut, Albagir bisa menjadi role model bagi atlet-atlet muda yang ingin meniti karir sebagai pemain futsal profesional.

“Bagir bisa menjadi contoh bahwa untuk meraih kesuksesan dibutuhkan pengorbanan dan kerja keras. Sekarang dia sudah menuai hasilnya. Saya berharap sukses Albagir mampu memacu semangat adik-adik kita, khususnya atlet futsal Kota Semarang yang sebentar lagi akan mengikuti kualifikasi Porprov,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kairul Anwar selaku pembina tim futsal Kota Semarang menambahkan bahwa Albagir bisa menjadi percontohan atlet, sehingga ke depan akan muncul Albagir lain dari Ibu Kota Jawa Tengah.

“Albagir merupakan contoh produk asli Kota Semarang, ini sangat membanggakan karena artinya regenerasi atlet futsal di kota ini berjalan baik. Untuk Bagir, teruslah berprestasi sampai tingkat internasional sehingga akan memacu atlet-atlet muda dan ke depan bisa muncul Albagir lain dari Semarang,” kata Kairul Anwar.

Sementara, Albagir berjanji akan mendukung penuh program AFK Semarang terkait pembinaan atlet futsal. Menurutnya, Kota Semarang merupakan salah satu yang terbaik dalam melahirkan atlet-atlet muda potensial.

“Asal saya dari Semarang, memulai karir futsal dan bisa seperti ini juga berkat BJL 2000, tentunya saya tidak akan melupakan kota ini. Saya berharap semakin banyak atlet futsal Semarang yang bisa menembus ke Tim Nasional,” ucapnya.

Muhammad Albagir merupakan produk akademi BJL 2000 Semarang yang bergabung sejak 2014. Saat ini dia bermain untuk Blacksteel Manokwari dan membantu timnya menjadi runner-up Pro Futsal League 2019 dan menjadi juara di musim 2020.

Bersama Timnas Indonesia, Bagir menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022, di mana dia berhasil menyabet gelar sebagai kiper terbaik.

Pada SEA Games Vietnam, Albagir dan kawan-kawan memersembahkan medali perak untuk kontingen Indonesia. (*)

Tri Wuryono