in

Santri Tenggelam di Sungai Elo Ditemukan Meninggal di Kedalaman 5 Meter

Dua santri Pondok Pesantren Al Lulu Wal Marjan Mungkid, Kabupaten Magelang tenggelam di Sungai Elo pada Rabu (5/1) siang.

MAGELANG (jatengtoday.com) – Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua kecelakaan air di Sungai Elo Kabupaten Magelang. Korban atas nama Balqis (13) yang merupakan santri Pondok Pesantren Al Lulu Wal Marjan Mungkid tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur, Basuki mengatakan, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian pada hari ini, Kamis (6/1/2022) pagi.

“Alhamdulillah korban kedua berhasil ditemukan pada pukul 10.10 WIB, jaraknya sekitar 700 meter dari titik awal,” kata Basuki saat dihubungi jatengtoday.com.

Korban atas nama Balqis, santri asal Cirebon tersebut dalam kondisi meninggal dunia. “Ditemukan di Kedung Srau pada kedalaman 4-5 meter, meninggal dunia,” ujarnya.

Pada pencarian hari kedua ini, tim melakukan penyisiran menggunakan perahu rafting. “Kami juga melibatkan penyelam tradisional. Dengan ditemukannya korban kedua, operasi SAR dinyatakan ditutup,” imbuh Basuki.

Diberitakan sebelumnya, dua santri Pondok Pesantren Al Lulu Wal Marjan Mungkid, Kabupaten Magelang tenggelam di Sungai Elo pada Rabu (5/1) siang.

Saat itu, sekitar pukul 10.30 WIB Pondok Pesantren Al Lulu Wal Marjan mengadakan kegiatan pembelajaran bahasa Arab dan pengenalan alam di wilayah Sungai Elo, Desa Bumirejo, Mungkid, dengan peserta 20 siswa dan guru.

Baca Juga: Dua Santri Tenggelam di Sungai Elo, Satu Ditemukan Meninggal

Kedua santri tersebut berusaha menolong temannya yang hanyut. Nahas, Fajril (14) dan Balqis (13) justru tenggelam terbawa arus. Sekitar pukul 14.15 WIB, Fajril ditemukan di sekitar tempat kejadian dalam keadaan meninggal dunia.

“Kami mengimbau agar pengawasan kegiatan di luar ruangan lebih diperketat, apalagi dalam kegiatan yang melibatkan anak-anak atau remaja,” demikian Basuki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *