in

Rizky Darmawan On-fire, PSIS Tak Risau Ditinggal Adi Satryo

Total ada 9 penyelamatan dibukukan Rizky Darmawan dalam tiga kali penampilan bersama PSIS Semarang.

Penjaga gawang PSIS Semarang Rizky Darmawan (foto: dokumentasi PSIS Semarang)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Performa Rizky Darmawan semakin menawan di tengah krisis penjaga gawang yang melanda PSIS Semarang. Kini skuad Mahesa Jenar tak lagi risau jika ditinggal Adi Satryo untuk tugas negara.

Keputusan manajemen PSIS Semarang mendatangkan Rizky Darmawan di awal musim ini sempat menuai kritik. Meski sudah punya Adi Satryo yang diplot sebagai kiper utama, Mahesa Jenar butuh pemain berpengalaman untuk menambah persaingan di posisi penjaga gawang.

Nama Muhammad Natsir sempat santer bakal direkrut, sebelum akhirnya justru pelapisnya di Dewa United, Syaiful Syamsuddin yang direkrut. Dengan pengalamannya bermain bersama PSM Makassar di Liga 1, kiper 30 tahun itu dipercaya bakal menjadi pilihan kedua setelah Adi Satryo.

Rizky Darmawan sendiri sebenarnya bukan pemain kemarin sore. Dia juga punya reputasi oke dengan bermain bersama Persija Jakarta, PSS Sleman, Persita Tangerang hingga Sriwijaya FC.

Tapi, blunder di Piala AFC Zona ASEAN tahun 2018 menjadi noda dalam karir Rizky Darmawan. Saat itu Rizky yang bermain untuk Persija dipercaya menggantikan peran Andritany saat bertemu wakil Singapura, Home United.

Pada pertemuan pertama di Singapura, 8 Mei 2018, Rizky Darmawan membuat blunder fatal ketika salah mengantisipasi sepakan lawan yang berujung kekalahan Persija 2-3.

Kesialan Rizky Darmawan berlanjut di leg kedua, 15 Mei 2018. Pemain kelahiran 5 Februari 1994 ini bertanggung jawab atas gol pertama Home United. Rizky gagal menangkap umpan silang dan bola dengan mudah diceploskan oleh Syahril Ishak. Pada prosesnya Persija takluk 1-3 dan gagal melaju ke fase berikutnya.

Setelah insiden horor tersebut, Rizky Darmawan tak pernah lagi bermain untuk Persija di Liga 1. Dia tercatat hanya sekali membela Macan Kemayoran di kompetisi kasta tertinggi saat Persija menang 2-1 atas tuan rumah Pusamania Borneo FC pada 28 September 2017.

Selanjutnya karir Rizky Darmawan dihabiskan dengan berpindah-pindah klub dan sempat berlabuh di tim Liga 2 Sriwijaya FC pada 2021. Namun dia gagal membawa Sriwijaya promosi ke Liga 1 karena kalah bersaing dengan Persis Solo dan RANS United.

Rizky kemudian dipinang PSS Sleman di putaran kedua Liga 1 2021/2022. Pemain kelahiran Tangerang ini hanya mencatat satu penampilan bersama Super Elang Jawa dan kalah bersaing dengan Miswar Saputra.

Selesai mengabdi di PSS, Rizky mencoba peruntungan di Persita Tangerang. Lagi-lagi dia gagal menembus skuad utama dan hanya mendapat tiga kali kesempatan tampil sepanjang musim Liga 1 2022/2023.

Gabung PSIS

Sampai akhirnya datang PSIS Semarang untuk mengajaknya bergabung di awal musim 2023/2024. Semula Rizky Darmawan diperkirakan bakal kembali bernasib sama seperti di klub-klub sebelumnya.

Pada dua pekan pertama BRI Liga 1 2023/2024, nama Rizky Darmawan sempat muncul dalam daftar pemain cadangan PSIS. Setelah itu namanya tidak ada dalam skuad Mahesa Jenar hingga pekan ketujuh karena tim pelatih lebih memercayakan Syaiful sebagai cadangan Adi Satryo.

Tapi, peruntungan Rizky Darmawan mulai berubah di pekan ke-8 saat PSIS menyambangi markas Dewa United. Kondisi Adi Satryo yang belum fit, membuat penggawa Timnas Indonesia U-23 itu tidak dibawa ke Tangerang.

Rizky pun akhirnya melakoni debutnya sebagai pemain PSIS untuk menggantikan Syaiful yang mengalami cedera di menit ke-62 dalam kemenangan Mahesa Jenar dengan skor 4-1. Meski hanya bermain sekitar 28 menit, pemain bernomor punggung 52 ini bermain cukup impresif dengan membuat empat penyelamatan.

Sepekan berikutnya, Rizky Darmawan kembali merasakan atmosfer Liga 1 ketika PSIS menjamu Persib. Rizky masuk di menit ke-79 menggantikan Gali Freitas setelah Adi Satryo diganjar kartu merah.

Absennya Adi Satryo dan belum pulihnya Syaiful membuat PSIS krisis kiper. Saat melawat ke kandang Persik Kediri di pekan ke-10, Rizky Darmawan hanya didampingi penjaga gawang jebolan Elite Pro Academy, Husein Akbar.

Pada laga di Stadion Brawijaya tersebut, Rizky Darmawan hanya mampu dibobol lewat sepakan penalti dan membuat empat penyelamatan. Salah satunya menggagalkan sundulan Mohammad Khanafi meski kepalanya harus menghantam tiang gawang.

Total ada 9 penyelamatan dibukukan Rizky Darmawan dalam tiga kali penampilan bersama PSIS Semarang.

Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi memuji tim talent scouting yang diisi oleh official team PSIS. Terutama di pos penjaga gawang.

“Ini merupakan hasil dari talent scouting atau pola perekrutan PSIS tahun ini. Pola rekrutan berubah dan alhamdulillah ada hasil,” ujar Yoyok Sukawi di Semarang, Rabu (30/8/2023).

“Lawan Kediri kiper keempat sebenarnya mau main saat Rizky kena tiang hingga benjol besar, itu juga bagus kiper keempat anak Elite Pro Academy nya PSIS juga bagus. Sekali lagi yang saya syukuri pola rekrutan tahun ini,” lanjutnya.

Dengan hukuman tambahan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap Adi Satryo, setidaknya Rizky Darmawan masih berpeluang mengawal gawang PSIS Semarang untuk dua laga berikutnya, melawan Bali United (2 September) dan Persis Solo (16 September). (*)

Tri Wuryono