in

PSIS vs PSS: Super Elja Percaya Diri Sambangi Jatidiri

PSS datang ke kandang PSIS dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyudahi paceklik kemenangan dalam 10 pertandingan.

Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic dan Anthony Pinthus (foto: jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – PSS Sleman percaya diri bisa menjegal PSIS Semarang pada laga pekan ke-21 BRI Liga 1 2023/2024. Kemenangan atas Barito Putera menjadi modal penting Super Elang Jawa untuk mencuri poin di Stadion Jatidiri, Minggu (3/12) besok.

PSS datang ke kandang PSIS dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyudahi paceklik kemenangan dalam 10 pertandingan. Super Elja kembali merasakan kemenangan di pekan ke-20 saat menaklukkan Barito Putera 2-1, Minggu (26/11/2023).

Itu menjadi kemenangan pertama bagi Kim Jeffrey Kurniawan dkk sejak mereka mengalahkan Persita Tangerang pada 18 Agustus atau lebih dari tiga bulan silam. Sebelum menang atas Barito Putera, PSS menelan 5 kekalahan dan 5 kali imbang.

Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic mengakui kemenangan atas Barito Putera menjadi pijakan penting bagi timnya untuk melangkah maju setelah terpuruk di akhir putaran pertama. Mantan pembesut Borneo FC itu menyebut kemenangan semakin mendongkrak kepercayaan diri anak asuhnya.

“Ini adalah pertandingan kedua kami. Hal yang paling penting adalah kami memenangkan pertandingan pertama kemarin, kami mendapatkan kepercayaan diri dan kami terus bekerja keras,” kata Risto pada sesi prematch press conference, Sabtu (2/12/2023).

Kehadiran Risto Vidakovic yang menggantikan peran Marian Mihail seolah memberi semangat baru bagi skuad Super Elja. Pelatih asal Serbia berusia 54 tahun itu sudah menjalani laga debutnya bersama dengan sempurna tapi menurutnya masih butuh waktu untuk mengubah PSS.

“Kami masih dalam proses untuk maju, tidak mungkin mengubah semuanya dalam satu momen. Jadi kami akan bergerak selangkah demi selangkah. Semoga kami bisa mencapai apa yang kita inginkan di pertandingan besok,” ucapnya.

PSS butuh tambahan poin demi menjauhkan diri dari zona degradasi. Saat ini Laskar Sembada menghuni peringkat 13 dengan poin 23 dan berjarak lima poin dari Arema FC di posisi 16 yang menjadi batas akhir zona merah.

Sementara tuan rumah justru sedang on-fire. PSIS masih bersaing di papan atas dengan poin 34 dan menempati peringkat keempat. Namun, kiper PSS Sleman, Anthony Pinthus tak terlalu memusingkan perbedaan posisi kedua tim di papan klasemen.

“Sekarang kami lebih percaya diri, lini pertahanan juga semakin berkembang. Saya tidak sabar menunggu pertandingan besok dan kami akan memberikan segalanya untuk mendapatkan tiga poin,” tegasnya. (*)

Tri Wuryono