in

PSIS Waspadai Wajah Baru Super Elja

Setelah terpuruk di paruh pertama, PSS mendepak pelatih Marian Mihail yang digantikan Risto Vidakovic.

Pelatih PSIS Gilbert Agius dan Carlos Fortes (foto: jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – PSIS Semarang mewaspadai kebangkitan PSS Sleman yang bakal menjadi tamu mereka di pekan ke-21 BRI Liga 1 2023/2024. Kehadiran pelatih baru dan dua pemain anyar telah mengubah wajah skuad Super Elang Jawa.

PSIS berambisi menjaga tren positif pada awal paruh kedua musim ini ketika menjamu PSS di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12) sore. Tapi Mahesa Jenar waspada penuh karena lawan yang dihadapi juga sedang dalam momentum positif.

PSIS Semarang belum pernah kalah dalam dua laga di putaran kedua dengan meraih empat poin usai bermain imbang 1-1 dengan Bhayangkara Presisi Indonesia dan menang 4-0 atas Persita Tangerang.

Sedangkan PSS sukses mengakhiri periode negatif dengan mengalahkan Barito Putera 2-1, akhir pekan kemarin. Itu menjadi kemenangan perdana bagi pasukan Super Elja setelah menelan 5 kekalahan dalam 10 pertandingan sebelumnya.

Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius sadar betul potensi bahaya yang bakal dihadirkan Kim Jeffrey Kurniawan dkk. Apalagi Super Elja punya pelatih baru yang sejauh ini langsung memberikan dampak positif.

“PSS tim yang bagus, mereka datang dengan wajah baru, mereka punya pelatih baru dan dua pemain asing baru. Di pertandingan terakhir (vs Barito Putera) mereka bermain sangat bagus dan pemain PSIS harus waspada,” kata Gilbert Agius, Sabtu (2/12/2023).

Setelah terpuruk di paruh pertama, PSS mendepak pelatih Marian Mihail yang digantikan Risto Vidakovic. Dua pemain asing, Kei Sano dan Yevhen Bokhasvhili juga dicoret untuk memberi tempat bagi Elvis Kamsoba (Burundi) dan Ajak Riak (Sudan Selatan).

Jeda Terlalu Lama

Agius mengatakan bahwa Carlos Fortes dan kawan-kawan sudah siap menghadapi PSS. Namun, jeda pertandingan selama 3 minggu diakui kurang bagus buat timnya.

Seperti diketahui, PSIS terakhir kali main saat mengalahkan Persita di pekan ke-19, Kamis (9/11). Sedianya Mahesa Jenar menghadapi Persebaya Surabaya di pekan ke-20, Minggu (26/11) tapi laga tersebut ditunda.

“Persiapan kami cukup maksimal tapi jeda waktu selama 3 minggu sebenarnya juga tidak bagus,” tutur Agius.

Fortes vs Hamisi

Duel PSIS versus PSS juga berpotensi membuka luka lama perseteruan Carlos Fortes dan Wahyudi Hamisi. Pada pertemuan pertama di Stadion Maguwoharjo, 21 Juli silam, kedua pemain tersebut diusir wasit karena terlibat konflik.

Pertandingan pekan ke-4 itu berkesudahan dengan skor 2-2. PSIS sempat dua kali memimpin lewat Carlos Fortes dan Gali Freitas sebelum disamakan oleh Kei Sano dan Jihad Ayoub. PSS gagal memaksimalkan hadiah penalti di akhir laga setelah sepakan Kim Kurniawan menghantam mistar gawang.

Gilbert Agius meyakini Fortes sudah melupakan insiden yang membuatnya harus absen di tiga pertandingan tersebut. Pria asal Malta itu meminta pemainnya bisa menjaga fokus sepanjang pertandingan.

“Bagi saya pertandingan sepak bola adalah sebuah episode dan saya percaya Fortes sudah melupakan insiden dengan Hamisi. Yang penting kami harus tetap fokus pada permainan yang sudah direncanakan,” tandasnya.

Vidakovic Puji Perubahan PSIS

Dari kubu PSS, pelatih Risto Vidakovic memuji perkembangan PSIS Semarang. Menurutnya, Mahesa Jenar telah berkembang pesat sejak terakhir kali dia bertemu saat memimpin Borneo FC.

Pertemuan pertama Risto Vidakovic dengan PSIS terjadi di pekan ke-11 Liga 1 2021/2022 pada 6 November 2021. Saat itu Vidakovic membawa Borneo menang 1-0 lewat gol Wawan Febrianto.

“PSIS sekarang sudah berbeda, mereka melakukan pergantian pelatih dan pemain. Saat ini PSIS jauh lebih kuat tapi kami juga akan berusaha maksimal untuk menang,” ucapnya.

Rekor Pertemuan

PSIS boleh jadi lebih diunggulkan bisa mengatasi PSS. Tim Ibu Kota Jawa Tengah saat ini menempati peringkat keempat dengan poin 34, sedangkan PSS di peringkat ke-13 dengan 23 poin.

Selain itu, rekor pertemuan kedua tim juga lebih memihak PSIS. Dalam tujuh perjumpaan di Liga 1, Mahesa Jenar sanggup memenangkan lima di antaranya, dua lainnya berakhir imbang dan kalah dengan total menjaringkan 14 gol.

Pada pertemuan terakhir di Jatidiri, 2 April 2023, PSIS sukses melumat PSS dengan skor telak 5-2 melalui gol-gol Septian David Maulana, Taisei Marukawa, Wawan Febrianto, Vitinho dan Carlos Fortes. (*)

Tri Wuryono