in

Plt Bupati Kudus dan Sekda Diperiksa Kejati Jateng terkait Kasus Suap PDAM

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah terus mendalami perkara suap kepegawaian di lingkungan PDAM Kabupaten Kudus. Saksi-saksi yang terkait dengan kasus ini diperiksa.

“Hari ini kami panggil empat orang saksi,” ujar Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Ketut Sumedana di kantornya, Senin (27/7/2020).

Keempat saksi tersebut di antaranya adalah Plt Bupati Kudus HM Hartopo dan Sekretaris Daerah Kudus Sam’ani Intakoris. “Plt, Pak Sekda dan beberapa orang terkait dengan perkara PDAM ini,” imbuh Ketut.

Keperluan pemanggilan ini berkaitan dengan administrasi pengangkatan para pejabat di lingkungan Pemkab Kudus.

Sebelumnya, Ketut menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 40-an saksi. Mereka memiliki latar belakang berbeda-beda. Ada yang pegawai PDAM Kudus, calon pegawai PDAM Kudus, pihak koperasi, hingga pegawai dua bank yang ada di Kudus.

Sudah Ada 3 Tersangka

Saat ini sudah ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Direktur Utama PDAM Kudus Ayatullah Humaini; pemilik Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mitra Jati Mandiri, Sukma Oni Irwadani; serta Kepala Seksi di PDAM Kudus berinisial T.

Menurut Aspidsus, ketiga tersangka bekerja sama melakukan pungli terhadap orang baru yang diangkat menjadi pegawai PDAM Kudus. Nominal uang yang ditarik berbeda-beda, mulai dari Rp10 juta – Rp 65 juta.

Uniknya, berdasarkan keterangan yang didapat, uang hasil pungutan tersebut digunakan oleh Dirut PDAM Kudus untuk membayar utang. Sebab, sebelum diangkat menjadi Dirut, tersangka mengaku harus mengeluarkan banyak uang. (*)

 

editor: ricky fitriyanto 

 

Baihaqi Annizar