in

Pelaku Bom Bunuh Diri Bandung, Mantan Napiter, Bekerja sebagai Tukang Parkir di Solo

Sebelumnya ia divonis pidana empat tahun penjara dalam kasus Bom Panci Bandung pada Maret 2017 silam.

police line. (Gambar oleh Alexandr Podvalny dari Pixabay)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Jawa Barat (7/12/2022) pagi, diketahui dilakukan oleh seorang mantan narapidana terorisme (napiter) beridentitas Agus Sujatno alias Abu Muslim.

Dalam kejadian tersebut, pelaku tewas dengan kondisi memprihatinkan. Pria kelahiran Bandung, 24 Agustus 1988 itu tercatat sebagai warga di Kelurahan Cibangkong RT 04 RW 11 Kecamatan Batu Nunggal, Kota Bandung, Jawa Barat, sesuai KTP.

Informasi yang dihimpun, pelaku merupakan seorang mantan napiter yang baru bebas dari penjara pada 14 Maret 2021. Sebelumnya ia divonis pidana empat tahun karena terlibat kasus Bom Panci Bandung sebagai perakit bom pada Maret 2017. Setelah ditangkap dan diadili, dia menghuni Lapas Kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan, Kabaputen Cilacap, Jawa Tengah.

Beberapa waktu terakhir, Abu Muslim diketahui tinggal di sebuah rumah kos di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dia bekerja sebagai tukang parkir di kedai mi ternama di Manahan Solo.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy tak membantah adanya informasi tersebut.

“Nanti rilis akan disampaikan Div Humas Polri dan Densus 88,” kata Iqbal via WhatsApp (WA).

Dalam insiden bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung, ditemukan satu unit motor Suzuki Shogun warna biru pelat nomor AD 5055 NS. Terdapat stiker khas kelompok Jamaah Anshor Daulah (JAD) warna hitam, dan selembar kertas putih bertulis: “KUHP HUKUM syirik/kafir Perangi Para Penegak Hukum Setan QS 9:29). Selain itu juga ditemukan Helm Half face warna abu-abu merk Ink.

BACA JUGA: 10 Polisi Terluka akibat Ledakan Bom Bunuh Diri di Bandung

Kejadian bom bunuh diri tersebut terjadi pada Rabu, 7 Desember 2022, pukul 08.10 WIB, di Markas Polsek Jalan Astana Anyar Nomor 340 Kota Bandung, Jawa Barat. Pelaku bom bunuh diri tersebut tewas dengan kondisi mengenaskan, punggung bagian belakang bawah kiri bolong dan kedua kaki terputus akibat ledakan.

Kejadian ini terjadi kurang lebih pukul 08.10 WIB, saat sedang dilaksanakan apel pagi. Tiba-tiba seorang lelaki tidak dikenal masuk kebarisan apel secara tiba-tiba. Tidak lama kemudian, ledakan terjadi hingga mengakibatkan para anggota polisi berteriak. Seketika, pelaku tewas dengan tubuh terpotong-potong. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *