in

Musim Hujan Mulai Datang, Proyek Pembangunan Drainase Dikebut

SEMARANG (jatengtoday.com) – Sejumlah proyek pembangunan drainase di Kota Semarang saat ini masih dalam pengerjaan. Hal ini cukup mengkhawatirkan mengingat musim penghujan mulai datang.

Maka dari itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang meminta para kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan drainase segera melakukan percepatan pembangunan.

“Pengerjaan saluran harus cepat diselesaikan mengingat musim penghujan mulai datang,” kata Plt Kabid Sumber Daya Air dan Draniase, Isworo, Sabtu (20/10/2018).

Dikatakannya, salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan saat ini adalah peningkatan drainase di Jalan Pahlawan-Simpang Lima. “Saat ini progres pekerjaan tersebut mencapai 16 persen,” katanya.

Dijelaskannya, pengerjaan pembangunan harus dilakukan percepatan. Hal itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi banjir saat musim hujan datang.

“Progres pembangunan drainase di Jalan Pahlawan-Simpang Lima tersebut tergolong cepat. Karena sesuai jadwal seharusnya baru memasuki 6 persen,” katanya.

Wali Kota Semarang mengatakan setiap musim hujan kekhawatiran di Kota Semarang ada dua, yakni banjir dan tanah longsor. “Saya harap masyarakat bisa memahami itu, artinya persiapkan dengan baik,” katanya.
Dia juga meminta warga berperan aktif apabila menemukan kondisi mengkhawatirkan. “Wilayah yang sering kebanjiran segera cek. Kalau perlu alat berat, telepon ke Pemkot Semarang. Bisa lewat lurah, camat atau langsung ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Supaya alat beratnya diturunkan untuk membersihkan sampah-sampah,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah atas yang sering longsor, Hendi meminta untuk segera dilakukan pemetaan tanggul-tanggul. “Tanggul yang kondisinya tidak baik segera dilaporkan ke lurah, camat. Agar segera bisa dilakukan perbaikan baik oleh Dinas PU, Perkim, maupun swadaya masyarakat. Ini penting agar di kemudian hari saat curah hujan tinggi tidak ada laporan mengenai banjir dan longsor,” katanya.

Lebih lanjut, kata Hendi, saat ini juga sedang dalam proses perbaikan drainase di sejumlah ruas.

“Makanya kami juga meminta agar pekerjaan kontraktor segera dikebut. Jangan sampai penyelesaian pekerjaan molor dari ketentuan waktu yang ditentukan oleh dinas. Jangan sampai mereka molor, musim hujan telah tiba sementara pekerjaan drainase belum selesai. Pasti nanti akan jadi banjir,” katanya. (*)

Editor: Ismu Puruhito

Abdul Mughis