in

Kuliah Tamu Fakultas Hukum Unwahas Hadirkan Pembicara dari India

Prof. Gautam menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi oleh bisnis dalam mengadopsi praktik berkelanjutan.

Prof Gautam foto bersama pejabat Unwahas dan para mahasiswa. (istimewa)
Prof Gautam foto bersama pejabat Unwahas dan para mahasiswa. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang melaksanaan kuliah tamu dengan pembicara dari Universitas Jawaherlal Nehru University, India, Prof. Dr. Gautam Kumar Jha, M. Phil., PhD.

Prof Gautam yang merupakan pakar hukum bisnis dan lingkungan ini membahas topik “Importance of Laws & Sustainable Development”. Dia menjelaskan bagaimana perusahaan dapat mengadopsi praktik berkelanjutan.

Menurutnya, konsep pembangunan berkelanjutan mencakup tiga pilar utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Dalam sesi ini, Prof. Gautam juga menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi oleh bisnis dalam mengadopsi praktik berkelanjutan, serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Tantangan ini termasuk biaya awal yang tinggi, perubahan regulasi, dan resistensi internal terhadap perubahan. Di mana bidang hukum dan regulasi memainkan peran krusial dalam mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik berkelanjutan.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi katalis bagi perubahan positif dan inspirasi bagi para mahasiswa untuk terlibat aktif dalam mempromosikan praktik bisnis yang bertanggung jawab,” Prof Gautam.

Fakultas Hukum Unwahas adalah salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Jawa Tengah, Indonesia yang berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas dan berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan melalui penelitian dan inovasi.

Dengan berbagai program studi yang ditawarkan, Unwahas terus berupaya mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional. Terbaru, kampus ini kedatangan mahasiswa baru dari Pakistan, dan Srilanka, sebelumnya terdapat mahasiswa dari Thailand, Vietnam, Afganistan, China. (*) 

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar