SEMARANG (jatengtoday.com) – Kongres III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lindu Aji menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji periode 2026–2031. Dalam forum yang digelar di Hotel Dafam Semarang, Kamis (13/8/2026), Fauka Noor Farid juga ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina.
Penetapan keduanya dilakukan secara aklamasi dalam kongres yang mengusung tema “Bangkit Bersama Membangun Organisasi” tersebut.
Kongres III menjadi momentum bagi Lindu Aji untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menetapkan arah organisasi untuk lima tahun mendatang. Forum tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP dan perwakilan DPC Lindu Aji dari 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Putra pendiri Lindu Aji, Ikhwan Ubaidillah, yang juga menjadi bagian dari proses penentuan kepengurusan baru, Septian Fajar Setiawan, mengatakan keputusan tersebut sebelumnya telah dibahas melalui rapat koordinasi jajaran DPC.
“Keputusan ini kita sepakati bersama secara aklamasi dalam rapat koordinasi DPC se-Jawa Tengah. Melalui Kongres III ini, kita mencabut keputusan lama dan mengesahkan arah kepengurusan baru untuk periode 2026–2031,” kata Septian.
Selain menetapkan ketua umum dan ketua dewan pembina, kongres juga membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya serta sejumlah agenda organisasi.
Dalam struktur baru tersebut, Septian Fajar Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPP kini dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian DPP Lindu Aji.
Bawa Lindu Aji Lebih Profesional
Ketua Umum DPP Lindu Aji terpilih, Erik Agus Susanto, mendapat mandat untuk membawa organisasi menjadi lebih solid, profesional, dan modern.
Lindu Aji yang disebut memiliki sekitar 100.000 anggota juga akan memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Septian mengatakan, kepengurusan baru tetap akan berpegang pada amanat pendiri Lindu Aji, terutama dalam bidang sosial, pembinaan olahraga, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut dia, Lindu Aji juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah, TNI, Polri, serta pemerintah daerah.
“Kami siap menjadi mitra strategis dan berada di barisan depan untuk membantu program pemerintah. Kalau kami diminta membantu pemerintah dan itu akhirnya bermanfaat bagi masyarakat, pasti akan kami lakukan,” ujarnya.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui layanan ambulans gratis yang telah berjalan di tingkat pusat maupun DPC.
Septian mengatakan layanan tersebut mulai dimanfaatkan masyarakat dan akan terus difasilitasi untuk membantu warga yang membutuhkan.
Perluas Organisasi ke Jawa Tengah Bagian Barat
Kongres III juga membahas penguatan struktur dan ekspansi wilayah organisasi. Salah satu agenda yang dirumuskan adalah pemetaan pengembangan organisasi ke wilayah Jawa Tengah bagian barat, termasuk eks-Karesidenan Banyumas dan Cilacap.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi Lindu Aji dalam pelayanan dan kegiatan sosial di masyarakat.
Sementara itu, Plt Ketua Umum DPP Lindu Aji sekaligus pimpinan sidang pleno, Nanang Setyono, menekankan pentingnya organisasi untuk terus menjaga komitmen pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.
Lindu Aji, kata dia, diharapkan dapat terus mengambil peran dalam menjaga ketertiban sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan penegakan hukum.
Pelantikan Digelar di Candi Borobudur
Nanang menambahkan, setelah kongres, Lindu Aji akan menggelar pelantikan kepengurusan baru pada 13 September 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah.
Pelantikan akan dikemas dalam konsep gelar budaya sebagai bagian dari upaya Lindu Aji mengangkat keberagaman budaya Indonesia.
“Di pelantikan nanti kami mengutamakan tema gelar budaya. Candi Borobudur menurut kami cocok menjadi tempat untuk mengadakan kegiatan dengan tema tersebut. Nanti akan ada penampilan 38 tari dari berbagai daerah di provinsi Jawa Tengah,” paparnya.
Selain seremoni pelantikan, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan bakti sosial, termasuk pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan bantuan bagi sejumlah panti asuhan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Lindu Aji menargetkan organisasi tidak hanya semakin solid secara internal, tetapi juga semakin aktif memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Septian berharap, keberadaan Lindu Aji ke depan akan diarahkan untuk memperkuat peran di bidang kebangsaan, sosial, dan kemasyarakatan, sekaligus membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah dalam menjalankan program yang menyentuh kepentingan masyarakat. (*)
