in

Ketua Aswaja Center Unwahas Kampanye Moderasi Beragama di Arab Saudi

Ma’as Shobirin dan tim mengangkat tema program prioritas Kemenag tentang penguatan moderasi beragama.

Ketua Aswaja Center Unwahas bersama bersama anggota tim pengabdian menjalankan program pengabdian di Arab Saudi. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Ketua Aswaja Center Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) Ma’as Shobirin mengampanyekan moderasi beragama di Arab Saudi.

Ma’as Shobirin menjalankan program itu bersama anggota tim pengabdian Fathur Rohman, dosen dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara.

Keduanya berhasil memperoleh hibah program pengabdian kepada masyarakat kolaboratif internasional di Arab Saudi tahun 2023 yang terinisiasi oleh Diktis Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Dalam memperoleh hibah program tersebut, penyelenggara melakukan beberapa tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, originalitas proposal, substansi proposal, dan wawancara di hadapan reviewer.

Ma’as Shobirin dan tim mengangkat tema program prioritas Kemenag tentang moderasi beragama. Implementasinya berupa program penguatan moderasi beragama bagi guru sekolah Indonesia di Arab Saudi, khususnya di Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) dan Sekolah Indonesia Mekkah (SIM).

Kegiatan pengabdian berlangsung sejak 3–16 November 2023. Rangkaian kegiatannya berupa pendampingan bagi guru sebagai bekal mereka dalam menanamkan sikap moderasi beragama melalui budaya kelas, budaya sekolah, dan aktivitas siswa.

Kemitraan ini terjalin atas kerja sama beberapa pihak di antaranya Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), dan Sekolah Indonesia Mekkah (SIM).

Dalam kesempatan lain, Rektor Universitas Wahid Hasyim, Prof. Dr. Mudzakkir Ali, M.A merasa bangga dan mengapresiasi program hasil rancangan dosen FAI Unwahas, Ma’as Shobirin.

Rektor menjelaskan, program ini merupakan upaya konkret Unwahas turut aktif mengampanyekan Islam moderat kepada seluruh lapisan masyarakat.

”Apresiasi kepada Bapak Ma’as Shobirin Ketua Aswaja Center sekaligus dosen FAI Unwahas. Semoga programnya mampu memberikan dampak luas utamanya bagi guru Sekolah Indonesia di Arab Saudi dalam mempromosikan moderasi beragama,” jelasnya.

Tidak hanya penguatan bagi guru saja, melainkan Ma’as Shobirin mencoba melakukan pemetaan kemampuan peserta didik pada jenjang menengah untuk melakukan kolaborasi dengan merancang pojok moderasi (Moderation Corner).

Dekan FAI Unwahas, Dr. H. Iman Fadhilah juga bangga atas capaian dosennya dalam mendiseminasikan nilai moderasi beragama bagi guru di Arab Saudi.

“Senang bisa melihat upaya cerdas dari Bapak Ma’as Shobirin dengan mendesain program ini, semoga hal ini bermanfaat bagi para guru Indonesia di Arab Saudi,” tegasnya. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar