in

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Jateng Genjot Vaksin Booster

Hingga saat ini, capaian vaksin booster di Jateng tembus 23,75 persen.

Ilustrasi jarum suntik dan botol vaksin Covid-19. (antara/pavlo gonchar via reuters)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kasus Covid-19 di Jateng kembali naik meski tidak signifikan.

Diperkirakan, kenaikan kasus Covid-19 ini disebabkan karena lahirnya varian-varian baru Covid-19.

Agar Covid-19 tidak meledak seperti tahun lalu, Pemprov Jateng kembali menggenjot vaksinasi, terutama dosis ketiga atau vaksin booster.

“Sekarang kita genjot lagi booster-nya karena ada varian baru. Kami dengan Dinkes dibantu oleh TNI-Polri, kita bekerja sama,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Kamis (30/6/2022).

Dia berharap, jika vaksin booster tersebut terus berjalan baik, harapannya warga menjadi lebih kuat sehingga varian apa pun bisa ditangkal.

Meski begitu, dia mengingatkan agar masyarakat tidak lepas kontrol, khususnya bagi diri sendiri.

“Tapi itu tidak bisa dilepas juga dari cara kita mengontrol diri. Umpama ada keramaian, ia pakai masker. Umpama yang lain juga, virus itu terkait daya tahan tubuh maka hidup sehat, hidup bersih sehat, olahraga, dan makan bergizi yang tidak harus mahal. Dengan cara itu insya allah bisa,” jelasnya.

Menurutnya, pola hidup sehat saat ini sudah cukup baik dan menjadi kebiasaan selama pandemi. Hal itu juga harus dijaga dengan baik dan jangan sampai lengah.

“Sekarang tradisi mencuci tangan itu menjadi kebiasaan. Orang pakai hand sanitizer, cuci tangan pakai sabun, kebiasaan itu kalau terus saja dilakukan akan membantu. Contohnya itu di depan pintu masuk ada tempat cuci tangan,” ungkapnya.

Capaian Vaksin Booster

Dari datanya, capaian vaksin booster di Jateng tembus 23,75 persen. Lima daerah dengan cakupan tertinggi antara lain Kota Surakarta 57,42 persen, Kota Semarang 50,14 persen, Kota Magelang 45,42 persen.

Sementara daerah dengan cakupan terendah adalah Kabupaten Tegal 12,78 persen, Kabupaten Magelang 13,82 persen, dan Kabupaten Pemalang 14,88 persen.

Angka tersebut menurut Ganjar masih terlalu rendah untuk Jateng. Karena itu, dia meminta Dinas Kesehatan untuk genjot lagi dan dikomunikasikan dengan kabupaten/kota agar vaksinasi booster bisa kita tingkatkan.

“Menurut saya masih terlalu rendah maka sekarang kenapa kita genjot lagi. Kemarin sudah diingatkan gitu oleh pemerintah pusat agar kita segera menyuntikkan vaksin booster. Sehingga nanti ya kegiatannya akan berjalan dengan normal,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.