in

Kades Ngemplak di Purworejo Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan

PURWOREJO (jatengtoday.com) – Kepala Desa (Kades) Ngemplak, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo bersama tiga orang lainnya, dilaporkan ke Polres Purworejo atas dugaan melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Ario Bayu Prakoso.

Pelapornya adalah Ario Bayu Prakoso selaku korban. Dia memberanikan lapor setelah berkonsultasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang. “Iya, ada empat orang yang saya laporkan, termasuk Kades,” ujar Bayu saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (26/7/2020).

Bayu menjelaskan, penganiayaan yang dialaminya bermula saat Kades Ngemplak bersama rombongan mendatangi rumahnya pada 22 Juli 2020 sekitar pukul 11.00. Saat itu mereka langsung menggedor-gedor rumahnya dengan ekspresi marah-marah.

Lalu, Kades memulai obrolan dengan penuh intimidatif, menuduh Bayu bersama warga lainnya berusaha menjatuhkan kedudukannya sebagai Kades. Saat itu Bayu belum bisa memahami tuduhan itu.

Di tengah kemarahan itu, beberapa orang dari rombongan mulai mendekatinya dan melakukan penganiayaan. “Saya dipukul dengan alat plesteran kayu sepanjang 60 cm, mereka juga mengangkat dan mendorong daun meja marmer ke arah saya,” cerita Bayu.

Tidak cukup sampai di situ, salah seorang yang diketahui sebagai perangkat desa berinisial ‘MI’ juga ikut melakukan penganiayaan dengan cara menendang kepala bagian kiri Bayu. Akibat penganiayaan itu Bayu mengalami luka memar pada kepala dan bagian tubuh lainnya.

Pasca penganiayaan tersebut, sore harinya Bayu mendatangi RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo untuk mendapatkan pengobatan. Dia juga sekaligus melakukan rekam medis untuk kepentingan pelaporan di Kepolisian.

Dorong Transparansi Anggaran Desa

Bayu mengaku, sampai saat ini belum mengetahui secara pasti mengenai alasan kemarahan Kades Ngemplak dan rombongannya yang berujung penganiayaan terhadap dirinya.

Namun ia menduga kemarahan tersebut berkaitan dengan aktivitasnya yang sedang getol mendorong transparansi penggunaan dana desa.

Bayu mengakui bahwa sebelumnya dia bersama warga lainnya berkirim surat kepada Bupati Purworejo untuk melakukan audit di Desa Ngemplak terkait adanya dugaan penyalahgunaan penggunaan dana desa. Dalam hal ini, warga juga telah berkonsultasi dengan inspektorat. (*)

 

editor: ricky fitriyanto