in

Jaring Atlet Biliar Potensial lewat KONI Cup 9 Ball Handycap

KONI Cup 9 Ball Handycap berlangsung selama sepekan dan diikuti sebanyak 344 peserta.

Arnaz Agung Andrarasmara membuka turnamen biliar KONI Cup 9 Ball Handycap, Senin (24/6/2024). (foto: istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Semarang mulai menjaring atlet biliar untuk persiapan Porprov melalui KONI Cup 9 Ball Handycap yang berlangsung di Kingdom Billiard.

Event bola sodok yang memperebutkan hadiah total Rp29 juta ini dibuka langsung oleh Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, Senin (24/6/2024).

Arnaz menyampaikan pentingnya persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Menurutnya, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari strategi untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet yang potensial.

“Tentunya ini menjadi hal yang harus kita lakukan, karena persiapan Porprov 2026 ini kita harus banyak mengadakan pertandingan agar kita bisa melihat bibit-bibit atlet yang nanti bisa tumbuh atau muncul untuk menghadapi Porprov,” ujar Arnaz.

Lebih lanjut Ketua Kadin Kota Semarang ini mengatakan dalam Porprov 2023 di Pati Raya, cabor Billiar mendapatkan 1 emas.

“Harapannya pada Porprov Jateng 2026, Kota Semarang sebagai tuan rumah bisa melampaui target di 2 emas. Sukses selalu,” ujar Arnaz.

Sementara itu ketua penyelenggara sekaligus Ketua Harian POBSI Semarang, Willy, menjelaskan tujuan diadakannya pertandingan ini adalah untuk mengadu bakat dan menjadi ajang prestasi bagi para peserta.

“Hal ini sejalan dengan keinginan Ketua KONI Kota Semarang Mas Arnaz, tentunya untuk memunculkan atlet-atlet baru yang dapat membawa nama baik Kota Semarang,” ujar Willy.

Ditambahkan Willy, KONI Cup 9 Ball Handycap berlangsung selama sepekan dan diikuti sebanyak 344 peserta. “Harapan saya event ini juga untuk silahturahmi bersama Ketua KONI Semarang untuk memunculkan atlet-atlet yang bisa membawa nama baik Kota Semarang,” ungkap Willy.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Willy berharap event seperti ini dapat terus diselenggarakan untuk mendukung perkembangan olahraga biliar di Kota Semarang dan meningkatkan prestasi atlet-atlet lokal di kancah yang lebih tinggi. (*)

Redaksi Jateng Today