in

Iswar Aminuddin Jadi Sekda Kota Semarang, Ini Langkah Pertamanya Setelah Dilantik

SEMARANG (jatengtoday.com) – Setelah melewati proses panjang, akhirnya Iswar Aminuddin terpilih menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang. Pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang itu dilantik oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Kamis (1/8/2019).

Sebelumnya, ada delapan nama yang mendaftar sebagai kandidat untuk memperebutkan kursi Sekda Kota Semarang. Berdasarkan hasil dari berbagai tahapan tes yang dikawal oleh tim Panitia Seleksi (Pansel), Iswar dinyatakan menjadi salah satu calon terbaik dari tiga kandidat di tahap akhir.

Ketiga nama tersebut selain Iswar Aminuddin, ada Ulfi Imran Basuki (Kepala Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu), dan Widoyono (Asisten Administrasi Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah). Tahap selanjutnya, ketiga nama tersebut direkomendasikan kepada Wali Kota Semarang dan diwawancara oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Iswar menyatakan siap mengemban amanat dan tugas sebagai Sekda Kota Semarang. Langkah pertama, pihaknya akan merefresh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Semarang agar bisa saling berkolaborasi dalam melakukan percepatan pembangunan. “Saya akan berupaya lebih mengefektifkan birokrasi. Termasuk meneruskan program Pj Sekda sebelumnya,” ujarnya usai pelantikan.

Pihaknya akan menggandeng jajaran OPD untuk bekerja kreatif dan inovatif. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang saat ini masih kosong. Namun Iswar memastikan akan melakukan koordinasi dengan jajaran di DPU agar
pembangunan infrastruktur tetap berjalan lancar.

“Kami akan lakukan percepatan. Tidak hanya di DPU, tapi juga Dinas Penataan Ruang (Distaru), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), maupun OPD lain. Maka kami akan lakukan koordinasi dengan semua dinas. Karena sistem, mekanisme, tata kelola harus dipersiapkan sehingga bisa mempercepat infrastruktur,” katanya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan terpilihnya jabatan Sekda Kota Semarang definitif ini telah melewati proses panjang. Ia memastikan, pengisian jabatan Sekda Kota Semarang telah sesuai tahapan dan aturan. Panitia Seleksi (Pansel) diisi oleh orang-orang berkompeten. Diantaranya Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Tujuh Belas Agustus, dua doktor dari Universitas Diponegoro, dan Tavip Supriyanto perwakilan dari Pemprov Jateng.

Kekosongan kursi Sekda Kota Semarang sebelumnya sempat diisi oleh dua Penjabat Sementara, yaitu Agus Riyanto dan Trijoto Sardjoko. “Tim Pansel Sekda ini sudah menjalankan tugas dengan sangat baik. Bahkan Pansel mendatangi kediaman kandidat dan menanyakan beberapa hal kepada masyarakat sekitar terkait kebiasaan kandidat dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi menegaskan pihaknya sama sekali tidak sedikitpun melakukan intervensi kepada tim Pansel. Ada berbagai tahapan mulai dari pendaftaran secara terbuka. Ada delapan nama yang mendaftarkan diri sebagai calon Sekda. Namun akhirnya terpilih tiga kandidat yang menjalani tahapan selanjutnya.

“Saya sudah pesan kepada BKPP (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah) agar seleksi Sekda berlangsung secara natural. Alhamdulillah, saat ini sudah terpilih,” katanya.

Hendi berharap, Sekda bisa menjadi pengayom bagi pegawai Pemkot Semarang, menciptakan suasana kondusif, membantu menyelesaikan program-program pemerintah yang telah dicanangkan. “Tugas khusus bagi Sekda baru saya kira adalah kemampuan jaringan untuk bisa aktif mengambil dana Kementerian dan Provinsi Jateng untuk pembangunan Kota Semarang,” tegasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto