SEMARANG (jatengtoday.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menghadirkan layanan kesehatan hewan keliling (healing) gratis bagi masyarakat. Program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi peternak kecil dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ternaknya.
Menurut Saleh, layanan kesehatan hewan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat. Kondisi ternak yang sehat akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak.
“Kami mengapresiasi program layanan kesehatan hewan gratis ini. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya peternak kecil,” ujarnya.
Melalui program tersebut, ternak milik warga mendapatkan berbagai layanan kesehatan secara gratis, mulai dari vaksinasi hingga pemeriksaan kebuntingan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Jawa Tengah dalam memperkuat sektor peternakan sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
Program ini dinilai relevan mengingat besarnya potensi peternakan di Jawa Tengah. Data Dinas Pertanian dan Peternakan setempat mencatat populasi ternak cukup tinggi, dengan sapi potong mencapai lebih dari 1,2 juta ekor serta ayam kampung mendekati 40 juta ekor.
“Dengan populasi ternak yang besar, layanan kesehatan seperti ini sangat penting untuk menjaga produktivitas sekaligus mencegah potensi wabah penyakit,” jelas Saleh.
Ia juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui pemeriksaan rutin, vaksinasi, serta edukasi kepada peternak mengenai perawatan ternak yang baik dan benar.
Selain itu, Saleh mendorong pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah pedesaan dan sentra peternakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kesehatan ternak sekaligus memperkuat sektor peternakan di daerah.
Pihaknya berharap program ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan kualitasnya guna mendukung keberlanjutan sektor peternakan di Jawa Tengah. “Jika ternak sehat, maka produksi meningkat dan kesejahteraan peternak juga akan ikut naik,” pungkasnya. (*)
