in

Begini Strategi Marketing Digital ala DPM FKes Udinus

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian pelatihan yang dilakukan oleh Tim PPK Ormawa DPM FKes Udinus.

SEMARANG (jatengtoday.com) – Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kesehatan (DPM FKES) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang melalui Program Penguatan Kapasitas Kemahasiswaan (PPK Ormawa) memberikan pelatihan Strategi Digital Marketing.

Pelatihan berupa pengolahan jamu diberikan kepada Karang Taruna dan pengrajin jamu, yang ada di Kampung Jamu Wonolopo. Kegiatan diikuti secara antusias oleh 65 peserta di Gedung Serbaguna di RT 02/RW 10 Kelurahan Wonolopo, Selasa (4/10/2022).

Pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian pelatihan yang dilakukan oleh Tim PPK Ormawa DPM FKes Udinus.

Dihadiri langsung oleh Lurah Wonolopo Rina Sugimurwani, Ketua UMKM Kota Semarang Penggerak PKK Kota Semarang, Ketua RW/RT, serta anggota DPM FKes Udinus lain.

Materi disampaikan oleh salah satu Kemitraan Tim PPK Ormawa DPM FKes Udinus yaitu Agnes Oktavi Maharani.

Owner ‘Jamu Bu Ranti’ itu menyampaikan materi seputar perancangan ide dan menganalisis peluang usaha.

Disampaikan juga trik pemasaran penjualan jamu, mulai dari kemasan produk, pemasaran penjualan serta peningkatan kualitas jamu.

“Dengan semakin majunya teknologi saat ini, muncul berbagai teknik pemasaran baru juga. Salah satunya melakukan pemasaran secara digital, dengan begitu pemasaran akan jauh lebih luas dan value produk jamu juga akan meningkat,” jelasnya.

Selama pelatihan antusias peserta sangatlah tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada narasumber.

Dosen Pembimbing PPK Ormawa DPM FKes Udinus, Ika Pantiawati menambahkan dalam kegiatan itu peserta juga mengisikan kuesioner.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah program pelatihan yang dilakukan sudah sesuai. Kuesioner itu lah yang akan menjadi evaluasi bagi mahasiswa dalam menjalankan kegiatan PPK Ormawa yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek.

“Melalui pelatihan ini kami berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan maksimal, untuk meningkatkan mutu penjualan jamu khususnya yang ada di Kampung Jamu Wonolopo,” harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *