in

Begini Cara Cek Kondisi Oli Motor, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Penting bagi bikers memiliki mesin yang terawat karena akan berpengaruh terhadap pengendalian serta menjaga kelancaran mesin mengirim tenaga yang dibutuhkan.

Mengecek kondisi oli motor bisa dilakukan sendiri di rumah. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kondisi oli motor kerap dilupakan. Padahal cairan pelumas mesin ini merupakan salah satu komponen penting dalam kinerja kendaraan bermotor.

Senior Instruktur Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto menjelaskan, mesin pembakaran dalam adalah satu-satunya sumber tenaga di sepeda motor. Mesin pembakaran dalam ini butuh oli untuk memperlancar kinerja dan melindungi keausan dari komponen-komponen yang bergerak dan bersinggungan dalam memproduksi tenaga.

Sebagai pelumas, oli juga memiliki peran menjaga suhu mesin dan membilas partikel dampak gesekan atau kotoran yang terperangkap dimesin untuk ditahan di filter oli agar tidak ikut bersirkulasi sehingga sangat penting menjaga kualitas oli untuk keawetan mesin dan performanya.

Motor yang sudah menempuh berkilo-kilometer, membuat mesin bekerja lebih lama dari biasanya. Apalagi untuk pengguna yang selalu berkendara dengan rpm tinggi. Panasnya suhu jalanan juga mempengaruhi kondisi oli.

“Tapi untuk memastikan apakah oli perlu diganti atau tidak, perlu dilakukan pengecekan motor terlebih dahulu. Pengecekan ini sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah,” ucapnya.

Berikut cara mengecek kondisi oli motor:

Dipstick Oli

Posisikan motor kondisi tegak kemudian buka dipstick oli, bersihkan dari oli yang menempel, kemudian masukkan kembali putar hingga menutup sempurna untuk mengambil permukaan ketinggian volume oli dalam mesin.

“Jika oli masih menempel hingga level garis maksimal, artinya kapasitas oli dalam kondisi aman,” bebernya.

Warna

Periksa warna dan kondisi oli. Pastikan warna tidak hitam pekat dan tidak keruh, gunakan alas berwarna putih sebagai alas meneliti.

Beberapa memilih untuk mengganti kembali oli mesin meski masih aman karena terdorong faktor psikologis yaitu menambah ‘rasa’ aman dan memanjakan kendaraan.

Jarak Tempuh

Periksa jarak tempuh motor apakah masih didalam jarak tempuh siklus penggantian oli yang disarankan dalam buku pedoman pemilik. Bila ketiga hal tersebut diatas terpenuhi aman maka oli tidak perlu diganti.

Siklus penggantian oli dengan durasi jarak tempuh masing-masing jenis motor dan tipe bisa berbeda, contoh Beat, Genio, Vario memiliki siklus setiap 4000 km, sedangkan PCX dan ADV setiap 6000 km.

Sementara untuk tipe oli yang digunakan adalah Jaso MB untuk motor Matik dan Jaso MA untuk kopling basah seperti motor Sport dan Bebek (Japan Automobile Standart Organization).

Kekentalan Oli untuk motor matik, bebek dan sport menggunakan SAE 10W – 30 (Society of Automotive Engineer).

Sedangkan untuk motor sport terdapat pilihan lain menggunakan 20W-40. Dan Standar klasifikasi kualitas oli yaitu API (american petrolium institute) untuk motor Honda dianjurkan mulai dari SL.

Jika ditinjau dari sisi perawatan yang dianjurkan, yaitu volume oli, kondisi oli dan jarak tempuh siklus penggantian oli masih dalam kondisi aman, maka mesin akan bekerja normal dan optimal.

“Menjaga kesehatan mesin sangat dianjurkan karena mempengaruhi usia mesin. Penting bagi bikers memiliki mesin yang terawat karena akan berpengaruh terhadap pengendalian serta menjaga kelancaran mesin mengirim tenaga yang dibutuhkan, serta suhu mesin yang terjaga,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.