in

Aroma Korupsi dalam Pembangunan Pusat Kuliner Kapal Mendoan Kebumen

Revitalisasi atau pembangunan kembali Alun-Alun Kebumen dan Kapal Mendoan yang sudah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp31 miliar.

Kapal Mendoan, bangunan pusat kuliner berbentuk kapal raksasa di kawasan Alun-Alun Kebumen. (istimewa)
Kapal Mendoan, bangunan pusat kuliner berbentuk kapal raksasa di kawasan Alun-Alun Kebumen. (istimewa)

KEBUMEN (jatengtoday.com) — Kebumen kini memiliki pusat kuliner yang bangunannya berbentuk kapal raksasa di kawasan Alun-Alun Kebumen. Namanya Kapal Mendoan, singkatan dari Mangan Enak Karo Dolan.

Namun siapa sangka, pembangunan ikon baru di Kabupaten Kebumen itu tengah diselidiki lantaran ada dugaan korupsi.

Bahkan yang diselidiki tak hanya pembangunan Kapal Mendoan, melainkan juga revitalisasi Alun-Alun Kebumen secara umum.

Asisten Intelijen Kejati Jateng melalui Kasi Penkum, Arfan Triyono, membenarkan ada penanganan perkara tersebut. Hanya saja sampai saat ini masih tahap penyelidikan.

“Benar, Kejati Jateng yang tangani perkara tersebut,” jelas Arfan saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/7/2024).

Kejati Jateng tengah melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). “Dalam tahap puldata dan pulbaket,” imbuhnya.

Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.

Menurut informasi, revitalisasi atau pembangunan kembali Alun-Alun Kebumen dan Kapal Mendoan yang sudah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp31 miliar.

Sumber dana dari empat dinas, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, dan Disperindag Kebumen. (*) 

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar

Tinggalkan Balasan