in

Turnamen Mobile Legends: Serunya HUT RI ke-79 di Desa Sulang

Rubiyanto, Kepala Desa Sulang sedang menonton Turnamen Mobile Legends di HUT RI ke-79.
Rubiyanto, Kepala Desa Sulang, sedang menyaksikan serunya Turnamen Mobile Legends Desa Sulang.

Desa Sulang tahun ini merayakan HUT RI ke-79 dengan cara berbeda: Turnamen Mobile Legends. Acara ini berlangsung pada tanggal 3-4 Agustus 2024, dengan jadwal pertandingan dimulai pada pukul 19.30 malam di hari pertama dan pukul 18.30 di hari kedua. Turnamen ini diadakan di Balai Desa Sulang, sekitar 12 menit dari Rembang ke arah Selatan (jurusan Blora).

Pada hari kedua, selain menyelenggarakan semifinal dan final turnamen, juga diadakan acara Linting Mbako yang menambah keseruan rangkaian peringatan kemerdekaan. Turnamen ini dikelola Bayuaji, seorang alumnus Perikanan Undip Semarang dan pro player Mobile Legends, serta Juliandro, seorang sarjana olahraga dari Universitas PGRI Semarang (Upgris).

Turnamen Mobile Legends dan Linting Mbako hanya sebagian dari rangkaian acara di peringatan HUT RI ke-79 di Desa Sulang Kec. Sulang Kab. Rembang.

Tim RW 2 di Turnamen Mobile Legends Desa Sulang
Tim RW 02 Desa Sulang di Turnamen Mobile Legends, di acara Peringatan HUT RI 79 Desa Sulang Kec. Sulang Kab. Rembang. Mengalahkan Tim RW 6 dengan skor 2-0 di Babak Penyisihan. (Foto: Julia Monic Fadhila, Dok. Panitia HUT RI ke-79 Desa Sulang)

Kepala Desa Sulang, Rubiyanto, sangat mendukung acara ini. Ia memberikan pernyataan bahwa turnamen ini merupakan ajang untuk milennial dan Gen Z yang menyukai e-sport. “Kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri mereka dalam bidang yang mereka sukai. Turnamen ini menunjukkan bahwa Desa Sulang dapat beradaptasi dengan zaman dan memberikan kesempatan bagi semua untuk berkembang,” kata Rubiyanto.

Selain turnamen Mobile Legends, rangkaian acara peringatan HUT RI ke-79 di Desa Sulang juga mencakup karnaval, lomba catur dengan timer dan sistem Swiss yang sudah dimulai sejak tahun lalu, serta live music yang menghibur para penduduk desa.

publikasi acara turnamen mobile legends desa sulang
Publikasi acara Turnamen Mobile Legends, Desa Sulang di HUT RI ke-79. (Dok. Panitia Turnamen Mobile Legends)

Menurut Bayuaji, alasan utama mengadakan turnamen ini adalah untuk menunjukkan bahwa Mobile Legends merupakan ajang yang bagus dan layak. “Ini esport yang sudah diakui di level dunia. Mobile Legends mengasah keterampilan strategis, kerjasama tim, dan kemampuan membuat keputusan cepat.” ujar Bayuaji. Menepis stigma negatif tentang game Mobile Legends yang dianggap buang waktu dan tidak mengeluarkan keringat, Bayuaji mengatakan, “Wajar kalau ada stigma negatif, namun sebenarnya game ini sangat positif. Tidak fair kalau membandingkan Mobile Legends dengan olahraga tradisional. Skill yang dituntut sudah berbeda. Mobile Legends menuntut berpikir strategis dan kerjasama tim.”

Juliandro menambahkan, “Kami ingin menolak stigma negatif yang sering dilekatkan pada game ini. Mobile Legends bukan hanya permainan, tetapi juga platform untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dalam kehidupan nyata.”

Peraturan turnamen Mobile Legends dijalankan dengan ketat oleh juri lomba untuk memastikan fair play. Tidak boleh ada cheating (curang), semua peserta harus menggunakan emblem bawaan yang setara, tidak boleh melakukan pause di tengah pertarungan, dan tidak boleh menggunakan bahasa kasar selama pertandingan.

Acara ini berlangsung sangat seru dengan caster yang membawakan acara penuh semangat dan teriakan penonton yang memadati Balai Desa Sulang. Para penonton mengabadikan momen-momen seru dengan foto dan video, yang dalam sekejap sudah menjadi perbincangan di grup WhatsApp dan media sosial. Sempat terjadi “Savage”, “Triple Kill”, dan pertempuran yang epic.

Meskipun sebagian generasi tua awalnya mempertanyakan mengapa ada turnamen Mobile Legends, acara ini berhasil memberikan perspektif baru. Mereka melihat bahwa game ini lebih dari sekadar hiburan; ini adalah bentuk e-sport yang mengasah berbagai keterampilan penting dan dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Dengan semua keseruan dan semangat yang tercipta, turnamen Mobile Legends di Desa Sulang telah membuktikan bahwa e-sport memiliki tempat penting dalam perayaan kemerdekaan dan kehidupan masyarakat modern.

Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-79. Nusantara Baru Indonesia Maju. [dm]