in

30 Karyawan Pertamina ‘Geruduk’ Kantor PMI Semarang demi Kesembuhan Pasien Corona

SEMARANG (jatengtoday.com) – Sebanyak 30 karyawan Pertamina yang merupakan penyintas Covid-19 mendatangi kantor kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang, Sabtu (16/1/2021).

Mereka tidak datang berbarengan secara langsung. Para pekerja Pertamina yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, sebagian sudah mendatangi PMI Semarang Jumat (15/1/2021) kemarin.

Mereka antre untuk melakukan donor plasma darah demi membantu pasien Covid-19 yang dirawat sejumlah rumah sakit di Semarang.

Executive General Manager Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Sylvia Grace Yuvenna menjelaskan, setidaknya ada 30 pekerja yang melakukan donor plasma ini.

Baca: Doni Monardo Ajak Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Baca: Pemerintah Siapkan Bank Donor Plasma Konvalesen

“Pekerja tersebut dipastikan sudah sembuh dari penyakit yang disebabkan oleh Covid-19, dibuktikan dengan hasil swab PCR sebanyak 2 kali dan negatif,” ucap Sylvia.

Tingginya angka pasien Covid-19 saat ini menyebabkan terapi plasma konvaselen semakin dibutuhkan. Terapi ini pun marak digaungkan di tengah masyarakat melalui medsos.

Berangkat dari hal tersebut, sejumlah pekerja Pertamina yang merupakan pasien Covid-19 yang sudah sembuh ikut tergerak untuk mendonorkan plasma darahnya pada Jumat dan Sabtu di PMI Kota Semarang.

Sementara itu, Medical Manager Pertamina JBT, dr Datuk Fachrul Razy menerangkan, terapi plasma darah konvalesen telah digunakan di beberapa negara selain Indonesia seperti Amerika dan Eropa.

Baca: Sulitnya Cari Pendonor Plasma Konvalesen, Ada yang Menolak dan Banyak Tak Penuhi Syarat

Baca: [Video] Penyintas Diajak Donor Plasma Konvalesen

“Selain itu juga sebagai bentuk kepedulian dari pekerja Pertamina yang secara sukarela ingin membantu dalam kesembuhan pasien Covid-19.Dan pemberian donor plasma darah yang dilakukan Pertamina JBT merupakan kali pertama yang dilakukan oleh Pertamina,” ungkap Fachrul.

Dikatakan, Covid-19 yang pernah menginfeksi sebelumnya menjadi kesempatan untuk memberikan pertolongan bagi pasien yang saat ini sedang berjuang untuk sembuh.

Terlebih lagi Jawa Bagian Tengah merupakan salah satu wilayah utama tujuan pemudik dan turis maupun asal daerah pekerja Pertamina baik yang masih aktif maupun yang purna bakti.

“Beberapa waktu terakhir pun peningkatan pasien Covid-19 cukup tinggi. Sehingga dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Baca: Terapi Plasma Konvalesen, Selain Obati Pasien Covid-19 juga SARS dan MERS

Baca: PMI Kota Semarang Kesulitan Dapatkan Donor Plasma Konvalesen

Seperti diketahui, terapi plasma darah konvalesen sudah dikenal sebagai salah satu metode penyembuhan bagi pasien Covid-19, khususnya yang dalam kondisi kritis.

Yaitu dengan memberikan plasma darah pasien Covid-19 yang sudah sembuh kepada plasma darah pasien yang sedang sakit.

Terapi tersebut dinilai cukup efektif, karena antibodi yang telah terbentuk pada diri pasien yang sudah sembuh dapat membantu pembentukan antibodi bagi pasien yang sedang sakit, sehingga dapat mempercepat proses kesembuhan. (*)

editor : tri wuryono