in

Wirendra Dorong Koperasi Desa agar Petani bisa Mandiri

CILACAP (jatengtoday.com) – Politisi Partai Golkar Wirendra Tjakrawerdaja terus mendampingi koperasi desa untuk mendukung para petani. Sebab dia menilai, selama ini banyak koperasi yang keluar dari koridor.

Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah VIII ini pun coba mendorong koperasi tidak hanya sebagai simpan pinjam saja, juga memproduksi berbagai kebutuhan para petani desa. Dengan memroduksi kebutuhan para petani secara mandiri, akan sangat meringankan beban petani dan menguntungkan bagi koperasi itu sendiri.

“Jadi pemanfaatan koperasi desa bagi para petani sangatlah penting. Kalau semua kebutuhan petani seperti pupuk dan alat tanam diproduksi koperasi, petani tak perlu lagi mengeluarkan biaya mahal. Terlebih mekanisme pembayaran juga bisa dibuat bertahap,” ujarnya saat menyambangi dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Maos dan Sampang Cilacap, Sabtu (23/2/2019)

Wakil Ketua Koperasi dan UMKM DPD Golkar Kabupaten Cilacap ini menjelaskan, pendampingan bagi koperasi dan para petani itu merupakan program utama di sektor pemberdayaan masyarakat bila dirinya dipercaya duduk di Senayan.

Sejauh ini, Wirendra juga telah memberi pelatihan kepada petani untuk selalu mau membangun keterampilannya terutama dalam pembuatan Pupuk Hayati Majemuk dari bahan-bahannya ada di sekitar petani.

Dalam pelatihan yang diberikannya ia menjelaskan dampak dari penggunaan Pupuk Hayati Majemuk bertani dengan biaya murah dengan harapan hasil panen berlimpah sehingga petani bisa lebih sejahtera.

Menurutnya, Partai Golkar hingga saat ini tetap memperhatikan kesejahteraan para petani termasuk bertanggung jawab dalam hal pemberdayaan kepada petani.

Wirendra juga menyerukan kepada para petani padi yang hadir agar memberikan kepercayaan kembali kepada Partai Golkar.

“Respon para petani sangatlah bagus. Para petani menyampaikan keluh kesah sekaligus gagasan-gagasan mereka. Ini yang kita mau, bergerak bersama,” tutup putra mantan Menteri Koperasi, Subiakto Tjakrawerdaja ini. (ajie mh)

Editor: Ismu Puruhito