in

Warga Terdampak Banjir di Pekalongan yang Putus Sekolah Ditawari Beasiswa di Ponpes

Gus Yasin menawarkan Ayu untuk meneruskan pendidikan di ponpes yang setingkat dengan SMP

Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin menawarkan beasiswa pendidikan kepada Ayu Manis Syafira, korban banjir rob Pekalongan yang putus sekolah. (istimewa)

PEKALONGAN (jatengtoday.com) – Ayu Manis Syafira merupakan warga terdampak banjir di Kota Pekalongan yang putus sekolah sejak lulus SD. Putri Lilis Rohman ini pun ditawari beasiswa pendidikan di pondok pesantren (ponpes).

Penawaran beasiswa pendidikan di ponpes tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen. Gus Yasin yang sedang menengok kondisi warga terdampak banjir rob di Kelurahan Pasir Kramat Kraton, tampak kaget saat ngobrol dengan Ayu.

Gus Yasin menanyakan mengapa Ayu tidak melanjutkan sekolah. Tak hanya itu, dia juga menawarkan ke Ayu hendak melanjutkan pendidikan ke mana.

“Kok tidak sekolah lagi kenapa? Lanjut sekolah ya. Itu nanti bisa ikut kejar paket. Atau mau mondok?” tanya Gus Yasin kepada Ayu di hadapan Lilis, Rabu (12/1/2022).

Kepada Gus Yasin, Ayu menyatakan kemauannya untuk melanjutkan sekolah. Namun, dia merasa tidak percaya diri karena saat di sekolah dasar sering sakit dan tidak masuk kelas.

Mendengar hal itu, Gus Yasin terus meyakinkan Ayu agar mau melanjutkan pendidikan. Dia bahkan meminta salah satu Santri Gayeng untuk mengantarkan Ayu memilih ponpes yang ada sekolah setingkat SMP.

“Ndak apa-apa, nanti didampingi. Nanti main dulu ke (ponpes) Al Fusha atau Al Mubarok, dilihat dulu. Tolong nanti Dik Ayu ini nanti diajak ke tempatmu, daftar ke (ponpes) Al Fusha, biar sekolah lagi nanti didampingi biar bisa mengikuti pelajaran,” kata Gus Yasin kepada salah satu Santri Gayeng.

Wagub juga melihat kondisi jalan dan air sungai yang sudah melebihi tanggul jembatan. Setelah berdialog dengan warga, dia kemudian berkoodinasi dengan Wakil Wali Kota Pekalongan, Salahudiin, terkait penanganannya.

Dia juga meminta kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai. Selain itu, Gus Yasin meminta kepada Santri Gayeng Kota Pekalongan untuk bersama masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan sungai.

“Tadi kita sudah meninjau, dan bicara dengan wakil wali kota, bahwa di sini sudah dianggarkan, tinggal menunggu area di sana. Sudah dibahas dengan BBWS dan Pusdataru juga. Semoga tahun ini nanti bisa dikerjakan,” tandasnya.

Usai berdialog dengan warga, Wagub juga menyerahkan 150 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir rob. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *