in

Vaksinasi PMK di Jateng Capai 62 Persen

Evaluasi di lapangan terdapat sejumlah kendala vaksinasi. Di antaranya, jangkauan daerah peternak yang terpencil.

Dokter hewan Dinas Pertanian dan Perikanan menyiapkan dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk sapi ternak di Kandang Komunal Gapoktan Desa Mertan, Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (18/6/2022). (antara foto/mohammad ayudha)

SEMARANG (jatengtoday.com) –  Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jateng mencapai sekitar 62 persen. Data Disnakkeswan Jateng ada 19 kabupaten/kota yang telah melakukan vaksinasi di atas 90 persen.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Jateng Agus Wariyanto mengatakan, vaksinasi tahap pertama terus dikebut.

“Data per 5 Juli jumlah yang telah tervaksin ada 58,4 persen (44.041 ekor). Kalau sampai hari ini sekitar sudah sekitar 62 persen. Akan terus kita lakukan dan kejar untuk bisa selesai di tahap pertama.” ujarnya, Kamis (7/7/2022).

Agus mengatakan, Jateng mendapatkan alokasi total vaksin dari Kementan RI sebanyak, 78.900 dosis di tahap pertama. Direncanakan, akan ada tahap kedua dan tahap mandiri yang dimulai pasca Idul Adha.

Dia mengatakan, evaluasi di lapangan terdapat sejumlah kendala vaksinasi. Di antaranya, jangkauan daerah peternak yang terpencil.

Sementara itu, total jumlah tenaga kesehatan meliputi dokter, paramedis dan inseminator ada 1.569 orang.

Namun demikian, pada proses ini jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga diterjunkan, untuk mempercepat upaya tersebut.

“Kendalanya kita harus datangi ternak yang berada di pelosok bahkan di hutan, medannya tidak seperti dibayangkan. Kalau untuk vaksinasi tahap pertama, target sebelum idul adha, kemudian akan ditambahkan lagi oleh Menteri Pertanian untuk tahap dua. Agustus akhir akan ada vaksin massal mandiri yang diproduksi oleh Pusvetma Surabaya,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *