in

Udinus Bekali Santri Kemampuan Komputer dan IT

SEMARANG (jatengtoday.com) – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) memberi pelatihan komputer dan teknologi informasi (TI) kepada para santri Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an Semarang. Pelatihan tersebut sebagai bentuk pengabdian kampus membekali santri untuk menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari yakni pada 6-7 Februari 2019, di laboratorium gedung D.2 A Udinus. Pelatihan yang diikuti sekitar 40 santri ini mengajarkan berbagai pengetahuan terkait dunia komputer. Mulai dari pemasangan hardware komputer secara virtual hingga penggunaan internet secara benar.

Wakil Rektor IV bidang Riset dan Kerjasama Pulung Nurtantio Andono menuturkan, kegiatan tersebut sebagai sarana memberikan pelatihan dan pengabdian Udinus terhadap masyarakat.

“Kami ingin mereka juga tahu seluk beluk dunia IT mulai dari hal dasar yakni perakitan Personal Computer (PC) hingga pengetikan menggunakan 10 jari. Ini bisa memudahkan saat mereka mengerjakan tugas dan sebagainya,” ucapnya, Kamis (7/2/2019).

Menurutnya, generasi muda sekarang ini harus mampu mengerti dan memahami dunia IT karena pada era milenial sudah menggunakan teknologi dalam aktivitas sehari-hari. Dalam pelatihan itu para santri diajak untuk melek teknologi dalam cakupan teknologi yang sederhana dan dibutuhkan dalam keseharian.

“Kami ingin mengajak generasi milenial juga paham hal-hal dasar di dunia IT. Melalui pelatihan ini mereka bisa terbantu dan berani untuk mempelajari dunia IT. Karena teknologi menjadi hal yang mendasar pada era sekarang dan selanjutnya,” jelasnya.

Para peserta terlihat antusias mengikuti dan mendengarkan arahan dari tim pengabdian masyarakat Udinus. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan kepada para dosen yang memberikan pelatihan teknologi informasi dan komputer.

Sementara itu, Kahumas Udinus, Agus Triyono menegaskan, kegiatan yang berbasis pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah kesadaran generasi milenial agar melek akan dunia teknologi. (*)

editor : ricky fitriyanto